Magetan

Uji Lab Makanan PKL Alun-Alun, Upaya Pemkab Lindungi Konsumen dari 5P

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Higienitas makanan yang dijual pedagang kaki lima (PKL) di sekitar alun-alun Magetan segera dilabkan. Pengujian itu sengaja dilakukan agar diketahui kandungan makanan yang dijual para PKL. ‘’Makanan yang dijual di sini (alun-alun Magetan, Red) harus bebas dari 5P, sesuai standar dinkes,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto Selasa (27/8).

Bebas dari 5P yang dimaksudnya itu adalah makanan tidak mengandung penguat rasa, pemanis, bahan pengawet, pewarna, dan pengenyal. Sebab, menurut Suprawoto, penambahan zat adiktif di ambang batas bisa membuat bahan makanan tersebut bersifat toksik atau racun.

Karena itu, dia meminta dinas kesehatan (dinkes) untuk turun tangan melakukan uji sampel makanan. Bupati yang akrab disapa Kang Woto itu juga mengharapkan dinkes rutin memberikan pembinaan kepada PKL terkait jenis dan tingkat keamanan makanan yang mereka jual ke konsumen. ‘’Kalau nanti lolos uji laboratorium akan ditempeli stiker bebas 5P digerobak PKL-nya,’’ terangnya.

Bahkan, dia berani bertaruh penandaan stiker itu bakal memberikan efek positif bagi para PKL. Bukan justru menggagalkan usaha dagangan mereka. ‘’Saya berani taruhan, kalau dinyatakan bebas 5P yang beli akan semakin banyak,’’ ujar Kang Woto.

Yang jelas, kata dia, uji sampel makanan itu bertujuan melindungi konsumen. Seperti makanan yang mereka konsumsi itu aman dari 5P. ‘’Tugas saya harus melindungi pembeli dan penjual,’’ tutur mantan sekjen Kemenkominfo tersebut.

Selain itu, Kang Woto mengimbau agar para PKL menjaga higienitas makanan yang mereka jual. Seperti menggunakan celemek dan sarung tangan plastik. ‘’Yang memikirkan jangan hanya saya. Ayo bareng-bareng,’’ katanya.

Menurutnya, kondisi itu tak ubahnya saat penataan PKL lalu. Yang awalnya sempat dianggap merugikan PKL, tetapi sekarang justru sebaliknya. Dagangan para PKL makin laris setelah dilakukan penataan. ‘’Percayalah, menata bukan berarti menghilangkan. Saya sebagai bupati ingin melindungi masyarakat saya,’’ tegas Kang Woto. (bel/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close