Ngawi

Uji Coba Aplikasi PeduliLindungi Terkendala Sinyal

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pengelola wisata di Ngawi tengah gamang. Hingga Senin (4/10) pemkab urung mengeluarkan daftar pelaksana uji coba relaksasi bisnis pelesiran yang direncanakan pekan ini.

Padahal, belasan objek wisata telah mengantongi kode matriks aplikasi PeduliLindungi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tak urung, pelaksanaan uji coba pelonggaran itu terkesan digantung. ‘’Disparpora belum mengeluarkan siapa saja peserta uji coba,’’ kata Hariyanto, pemilik Hargo Dumilah Group (HDG), Senin (4/10).

Hari, sapaan akrab Hariyanto, menerangkan, kepastian daftar pelaksana sebagai langkah awal menyiapkan persyaratan uji coba. Paling krusial penggunaan PeduliLindungi. Aplikasi itu belakangan menjadi permasalahan baru. ‘’Pengelola wisata perlu melakukan penyesuaian protokol kesehatan dan menyosialisasikan ke masyarakat,’’ ujarnya.

Menurut dia, penggunaan aplikasi PeduliLindungi sangat bergantung pada jaringan telekomunikasi. Sementara, kebanyakan objek wisata kabupaten ini berada di kaki Gunung Lawu. Wilayah pegunungan sering kali terkendala sinyal internet. ‘’Seperti simulasi yang kami lakukan. Sepuluh dari 15 orang gagal mengakses karena tidak ada sinyal,’’ ungkapnya.

Kemarin HDG mencoba simulasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi di empat objek wisata. Hasilnya, banyak pengunjung yang telepon selulernya tidak support untuk menginstal aplikasi tersebut. Akibatnya, mereka tidak lolos skrining di pintu masuk. ‘’Kami coba minta keringanan, pengunjung yang tidak punya smartphone cukup menunjukkan sertifikat vaksin,’’ tutur Hari. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button