Magetan

Tutup Jalan Yos Sudarso Selamanya

MAGETAN – Perubahan pengaturan jalur diberlakukan pada ruas Jalan Yos Sudarso Kamis (23/5). Dinas Perhubungan (Dishub) menerapkan rekayasa lalu lintas dengan melarang semua jenis kendaraan bermotor melintas di jalan sepanjang 50 meter tersebut.

Larangan itu ditandai dengan pemasangan barier di lebar jalan tersebut. Tepatnya di perempatan Jalan Utara Pasar Baru. Sehingga, warga yang melaju ke arah selatan diwajibkan untuk berbelok ke kiri melewati area parkir air mancur menuju Jalan Panglima Sudirman. ‘’Sebenarnya ini masih dalam tahap uji coba. Belum ada penetapan,’’ kata Kadishub Magetan Joko Trihono.

Uji coba tersebut, kata dia, diberlakukan hingga H+8 Lebaran mendatang. Setelah itu, kemudian dilakukan evaluasi dalam forum lalu lintas. Jika memungkinkan jalan satu arah tersebut bakal ditutup selamanya.

Joko menambahkan uji coba perubahan pengaturan jalan itu atas perintah bupati Suprawoto. Tujuannya memuluskan program pemkab untuk melakukan pengembangan di sekitar Jalan Yos Sudarso. ‘’Ini hari pertama. Setelah mendapat instruksi langsung kami laksanakan,’’ ungkapnya.

Kendati begitu, pihaknya tak menampik banyak pengguna jalan yang sempat kebingungan terkait rekaya lalu lintas tersebut. Warga mengira penutupan jalan itu karena adanya kegiatan. ‘’Wajar, karena memang hari pertama. Lama kelamaan pasti akan terbiasa,’’ terang Joko.

Untuk sementara, lanjut dia, Jalan Yos Sudarso itu bisa dimanfaatkan sebagai area parkir pengunjung Pasar Baru Magetan (PBM). Karena memang pengunjung pasar itu menjelang Lebaran saat ini membeludak. Namun, kondisi itu tidak ditunjang dengan lahan parkir yang memadai. ‘’Kendaraan yang parkir di pinggir jalan akan kami tarik kesini (jalan Yos Sudarso, red),’’ jelasnya.

Sementara itu, para pedagang yang biasa mangkal di area parkir timur pasar tersebut bakal ditertibkan. Joko bakal berkoodinasi dengan disperindag terkait rencananya itu. ‘’Akan ada penataan. Supaya semua kepentingan masyarakat bisa terakomodir,’’ katanya.

Dia mengungkapkan penutupan Jalan Yos Sudarso itu merupakan bagian dari penataan arus lalu lintas perkotaan secara makro. Karena, selain itu pemkab juga mempertimbangkan pemindahan bangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di sisi selatan PBM. Hanya, lokasinya masih belum ditentukan. ‘’Penataan ini muaranya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ tandas Joko. (bel/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close