KriminalitasPonorogo

Tuntutan Pembunuh Herfina Ditunda

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo menunda sidang pembacaan tuntutan perkara  pembunuhan berencana dengan terdakwa Joko Hermanto. Sedangkan korbannya Herfina Rahma Sari. Rajapati itu terjadi 23 Juli 2019 lalu. ‘’Sidang ditunda satu minggu sampai Rabu 12 Februari 2020,’’ kata Ketua Majelis Hakim Sutrisno menutup sidang kilat Rabu (5/2).

Sidang perkara pembunuhan warga Mangkujayan, Ponorogo, itu sudah digelar lima kali. Sesuai jadwal, sidang pukul 15.30 kemarin mengagendakan pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Namun, JPU belum siap. Dalam sidang sekitar lima menit itu ekspresi terdakwa Joko datar-datar saja.

Mengenakan baju koko cokelat berbalut rompi terdakwa merah, Joko santai berjalan meninggalkan ruang sidang menuju sel PN. Ketua tim JPU Nanang Triyanto menyebut bahwa Joko mengakui segala perbuatannya. Dari merencanakan hingga mengeksekusi Herfina dan jabang bayi yang dikandungnya di Jembatan Galok, Sampung. ‘’Terdakwa kooperatif,’’ ujar Nanang.

Joko didakwa tiga pasal berlapis. Yakni, penganiayaan, pembunuhan, dan pembunuhan berencana. Sejak polisi melimpahkan ke kejaksaan negeri Oktober lalu, tim JPU telah mendapatkan berbagai keterangan dan alat bukti lain dari penyidik.

Meski begitu, Nanang tak ingin gegabah. Tim JPU yang beranggotakan dua orang (termasuk Nanang) butuh waktu untuk menyusun tuntutan. ‘’Kami masih mempersiapkan tuntutan. Harapannya siap dibacakan pada persidangan Rabu pekan depan. Intinya, keterangan terdakwa berikut akat bukti sudah sangat menguatkan,’’ tandasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close