Madiun

Tuntaskan Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkot Madiun Alokasikan Rp 4 Miliar

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah daerah harus siap jika tahun depan vaksinasi tidak lagi ditanggung pusat. Karena itu, DPRD mengingatkan pemkot merencanakan matang anggaran vaksinasi. Pertanyaan itu mencuat dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Madiun terhadap raperda APBD 2022.

Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya (AR) BMS mengatakan bahwa vaksinasi tahun depan telah dianggarkan. Namun, nilainya terbilang minim. Yakni, Rp 4 miliar. Duit itu, sebut AR, kurang untuk mengejar vaksinasi dosis kedua yang capaiannya belum genap 60 persen. ‘’Sudah disediakan, tapi masih kurang,’’ kata AR, Rabu (6/10).

Menurut AR, dinas kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (dinkes-PPKB) perlu menambah pos anggaran itu. Kendati kebijakan belum final, masih ada waktu untuk mengubah pos tersebut. Sebagai antisipasi jika tahun depan pemerintah pusat tak lagi meng-cover pembiayaan vaksinasi. ‘’Nanti kita lihat, karena proses pembahasan di pusat terkait vaksin 2022 yang dibebankan ke APBD itu juga belum fixed,’’ ujarnya.

Terkait jenis vaksin, perlu pembahasan lanjutan. Dewan berharap vaksinasi di kota ini tuntas 100 persen untuk dosis kedua. Agar dapat memberi proteksi lebih kepada seluruh warga. ‘’Termasuk juga langkah mitigasi yang disiapkan pemkot jika nanti ditanggung APBD,’’ ungkapnya. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button