Magetan

Tunda Revitalisasi Alun-Alun Magetan Tahun Depan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Urusan memoles ikon kota tidak masuk daftar prioritas pada APBD edisi pandemi Covid-19. Rencana melengkapi alun-alun dengan berbagai fasilitas berkelas terpaksa ditunda hingga tahun depan. Sebab, anggaran yang dibutuhkan tak sedikit. ‘’Minimal butuh Rp 6,5 miliar,’’ kata Kabid PSU, RTH, dan Pertanahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Yoyok Djoharsorianto, Kamis (17/6).

Pemkab menggandeng Universitas Brawijaya (UB) dalam mendesain masterplan revitalisasi alun-alun. Tim pakar dari UB mengusulkan agar alun-alun dapat dilengkapi sederet fasilitas berkelas. Mulai dari selter, amfiteater, toilet semibawah tanah, taman bermain, hingga air mancur dan landmark. ‘’Juga direncanakan pemindahan tugu Pancasila,’’ ujarnya.

Itu belum termasuk rencana memoles pedestrian di sekeliling alun-alun. Belakangan, Bupati Suprawoto juga meminta disperkim menambah sumur resapan atau biopori di alun-alun. Guna mendukung proses resapan air di seputar kawasan pusat kota. Alhasil, anggaran bisa lebih membengkak. ‘’Banyak yang harus diakomodasi,’’ kata Yoyok. (fat/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button