AdvertorialNgawi

Tunda Kunjungan ke Luar Daerah

Beri Motivasi dan Sosialisasi ke Bawah

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sejumlah kegiatan di DPRD Ngawi resmi ditiadakan. Mulai dari kunjungan ke luar daerah maupun rapat-rapat yang melibatkan alat kelengkapan maupun pihak eksternal. Masing-masing kegiatan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. ‘’Kebijakan ini mulai berlaku tanggal 18 Maret lalu sampai batas waktu yang belum diketahui,’’ kata Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko Senin (23/3).

Antok, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa kebijakan yang ditandatanganinya itu merupakan tindak lanjut dari sejumlah surat edaran tentang peningkatan kewaspadaan terhadap coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang masuk. Mulai dari bupati, gubernur, hingga pemerintah pusat. ‘’Dari surat edaran masuk itu, kami keluarkan imbauan ditujukan kepada seluruh pimpinan, anggota, dan alat kelengkapan (alkap) untuk ditaati,’’ ujarnya.

Melalui surat imbauan itu, Antok meminta kepada anggotanya untuk tidak melakukan kunjungan dulu sementara waktu. Sebaliknya, semua anggota diminta turun ke bawah untuk memantau kondisi di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. ‘’Karena kegiatan di kantor juga akan ditiadakan semua, kecuali rapat terbatas yang membahas mengenai penanganan Covid-19,’’ jelasnya.

Menurut Antok, kegiatan turun ke bawah jauh lebih efektif dibandingkan melakukan kunjungan ke luar daerah untuk saat ini. Apalagi situasinya semakin bertambah parah. Kegiatan turun ke bawah juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan motivasi sekaligus sosialisasi. ‘’Yang penting sekarang ini memberikan edukasi, penyadaran ke masyarakat supaya lebih paham tentang bahaya Covid-19,’’ tuturnya.

Kegiatan edukasi dan sosialisasi yang dimaksud tidak harus bertemu langsung, melainkan bisa dilakukan melalui media online. Misalnya lewat WhatsApp Group dan sebagainya. Karena dalam surat imbauan itu, Antok juga meminta kepada seluruh anggotanya untuk menghindari kegiatan yang bersifat mengundang massa. ‘’Semua (anggota DPRD) harus menjaga diri, keluarga, maupun masyarakat di lingkungannya,’’ pinta Antok.

Selain itu, untuk rapat paripurna, rapat panitia khusus (pansus), dan lainnya juga ditiadakan. Meski demikian, bukan berarti DPRD tidak ada kegiatan sama sekali. Antok mengaku pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar rapat terbatas untuk menindaklanjuti Permendagri Nomor: 20/2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19. ‘’Kami sebagai DPRD juga akan berkontribusi terutama dalam pergeseran anggaran dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 ini,’’ jelasnya. (tif/c1/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button