Madiun

Tunda Bimbingan Perkawinan di Tiga Kecamatan

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Sejak klaster mantenan meletus, segala bentuk hajatan di Kecamatan Wungu dilarang. Padahal, puluhan warga telah merencanakan pernikahan di rentang Juli sampai Agustus mendatang. ‘’Calon manten yang sudah mendaftar di KUA (Kantor Urusan Agama, Red) Kecamatan Wungu sampai saat ini ada 26 pasangan,’’ kata Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kemenag Kabupaten Madiun Tawabin, Sabtu (26/6).

Tawabin memerinci, dari 26 pasangan itu 18 di antaranya bakal melaksanakan pernikahan pada Juli. Sisanya yang delapan pasangan pada Agustus. ‘’Ijab kabul tetap diperbolehkan dengan batasan ketat soal jumlah orang yang terlibat dalam prosesi itu,’’ ungkapnya.

Kendati wewenang terkait prosesi utama dalam sebuah pernikahan tetap bisa dijalankan, bukan berarti pihak Kemenag tak terdampak peningkatan kasus Covid-19 belakangan ini. Instansi tersebut terpaksa menunda kegiatan bimbingan perkawinan yang semestinya dilaksanakan pekan ini. ‘’Ditangguhkan karena kasus korona semakin tinggi,’’ ujarnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button