Laka LantasNgawi

Tumbur Muatan Batu Bara, Sopir-Kernet Truk Boks Tewas Seketika

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Konsentrasi berkendara pria 47 tahun itu buyar setelah merasakan benturan pada buritan kendaraannya sekitar pukul 05.30, Selasa (27/4). Muhammad Usman, sopir truk tronton Hino Ranger bernopol L 9851 UQ, itu lantas menengok kaca spion kanan dan kiri.

Kendati melihat tidak ada kejanggalan, warga Desa Leminggir, Mojosari, Kabupaten Mojokerto, itu pilih menghentikan perjalanannya di tol Solo–Kertosono (Soker). Tepatnya Km 559, masuk Desa Sidolaju, Widodaren, Ngawi. ‘’Perasaan saya tidak enak. Karena itu, saya menepi ke kiri dan turun mengecek,’’ kata Usman ditemui di exit tol Grudo.

Usman kaget bukan kepalang kala mengetahui sebuah truk boks Mitsubishi Colt nopol W 9640 NU menempel di bagian ekor kendaraannya. Moncongnya ringsek dengan kondisi tergencet ke dalam. Belakangan diketahui di dalam ruang kemudi terdapat dua orang.

Yakni, Aris Sandi Imartha, 32, sopir asal Desa Krajan Timur, Lawang, Kabupaten Malang, dan kernet Hadi Ismanto, 42, yang ber-KTP Desa Sumberdawesari, Grati, Kabupaten Pasuruan. Keduanya tewas dalam posisi terjepit. ‘’Lalu saya minta pertolongan dengan melambai-lambaikan tangan ke pengendara lain,’’ ujar Usman.

Kasatlantas Polres Ngawi AKP Zainul Imam Safi’i membeberkan, truk tronton yang bermuatan batu bara melaju di jalur lambat dari arah timur. Menjelang tempat kejadian perkara (TKP), melaju truk boks yang mengangkut ribuan ekor anak ayam di belakangnya.

Alih-alih berpindah jalur, kendaraan berkelir kuning itu terus melaju. Tumburan pun tak terelakkan. ‘’Kami menduga penyebab laka lantas ini karena sopir (Aris, Red) mengantuk hingga kehilangan konsentrasi dalam berkendara,’’ tuturnya. (mg3/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button