Madiun

Tukar Guling Selesai, Pembangunan Jilid IV Dimulai

Ramaikan Pahlawan Sempurnakan Pedestrian

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pedestrian Pahlawan mustahil tersambung dari hulu sampai hilir bila aset Pemkot Madiun dan PT KAI Daop VII Madiun tidak terkoneksikan. Pemkot Madiun dan PT KAI Daop VII segera membentuk tim khusus untuk menyelesaikan administrasi tukar guling (ruilslag).

Wali Kota Madiun Maidi memastikan, begitu ruilslag klir, pembangunan pedestrian jilid empat dilanjutkan. Mulai depan Mapolres Madiun Kota hingga Stasiun Besar Madiun. Penataan wajah akhir Pahlawan Street Center (PSC) itu ditarget rampung 2022. ‘’Perubahan menjamin kesejahteraan, mengurangi pengangguran, pendapatan naik,’’ katanya.

Maidi ingin orang yang turun di stasiun dapat mengakses fasilitas publik sepanjang jalur pedestrian yang telah dibangun. ‘’Stasiun kita fasilitasi supaya orang turun dari stasiun tidak bingung,’’ ujarnya.

Meski baru seumur jagung, pedestrian yang telah dibangun terbukti menyedot wisatawan. Kawasan metropolis baru itu tak pernah sepi. ‘’Yang kita bangun ini tidak meninggalkan jasa pahlawan. Perjuangannya dikenang dan diisi dengan pembangunan,’’ paparnya.

Ditarik ke belakang, jalur pedestrian dikerjakan tiga jilid. Jilid pertama sepanjang 400 meter. Membentang dari utara Bank Mandiri, depan Balai Kota, hingga Jalan Perintis Kemerdekaan. Trotoar setinggi sepuluh sentimeter itu digelontor Rp 2 miliar. ‘’Kota tidak punya wisata alam, kami harus kreatif,’’ tuturnya.

Jilid dua, pemkot menyulap kawasan parkir Sumber Umis yang semula kumuh menjadi menarik. Setelah membangun miniatur Kakbah, segera dibangun Menara Eiffel dan Tower Zamzam. Di seberang jalan, saluran kumuh disulap menjadi Sumber Wangi. Meminjam wajah Singapura, di kawasan itu sedang dirampungkan pembangunan Patung Merlion. Jilid II dibiayai Rp 8 miliar. ‘’Pesonanya kami perkaya menjadi kota sejuta bunga,’’ ungkapnya.

Jilid tiga, menyasar jalur pedestrian di Jalan Pahlawan Utara. Setelah mendapat persetujuan dari Pemprov Jatim untuk penataan aset jalannya, pekerjaan dimulai Agustus. Dibangun mulai perempatan Tugu Pecel hingga Mapolres Madiun Kota dengan panjang 600 meter. Pagu anggarannya Rp 8 miliar. ‘’Progres fisiknya tinggal lima persen,’’ sebutnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button