features

Tukang Giling Padi Tanam Bunga Telang, Sebulan Bisa Raup Puluhan Juta

Bunga telang bukan hanya indah, melainkan juga bernilai ekonomi tinggi. Hilangnya kecantikan warna bunga karena mengering malah menjadi pundi-pundi rupiah.

ERWIN SUGANDA, Jawa Pos Radar Ngawi

HIDUP pria 42 tahun ini berubah sejak menanam bunga telang dua tahun lalu. Duit puluhan juta rupiah diraup Purwanto dari hasil berjualan kembang berwarna biru keunguan itu. Peminatnya tinggi karena bunga telang yang mengering diolahnya menjadi berbagai jenis minuman dan makanan.

Hasil dari bisnis tersebut menjadi pemasukan tambahan. Pekerjaan utamanya adalah tukang giling padi keliling. ‘’Sebulan bisa dapat Rp 27 juta,’’ kata pembudi daya bunga telang yang tinggal di Dusun Sari, Brubuh, Jogorogo, Ngawi, itu.

Kembang bernama ilmiah Clitoria ternatea itu dapat diolah menjadi minuman teh dan sirup. Sedangkan untuk makanan bisa menjadi topping pizza dan isian burger. ‘’Saya tertarik karena ada tetangga yang lebih dulu menanamnya pada 2017. Penghasilannya lumayan besar,’’ ungkapnya.

Purwanto menanam bunga telang di lahan rumah seluas 500 meter persegi. Sedikitnya 1.000 pohon tumbuh di pekarangan samping dan belakang rumah. Dia bisa memanen 10 kilogram bunga yang masih basah setiap harinya. Sebelum akhirnya menyusut menjadi satu kilogram setelah dikeringkan. ‘’Setiap hari berbunga dan dipetiknya jam tujuh pagi,’’ terangnya.

Bapak tiga anak itu dapat untung besar karena satu kilogram bunga telang kering dibeli Rp 900 ribu. Kebanyakan para pembelinya adalah warga biasa. Namun, mereka akan menjualnya kembali. Para reseller itu berasal dari kota-kota besar seperti Bandung, Jawa Barat, dan Samarinda, Kalimantan Timur. ‘’Karena harganya lumayan tinggi, banyak warga sini yang menanamnya,’’ ujar Purwanto. *(cor/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button