Ponorogo

Tujuh Tahun Hari Purnomo Menggeluti Usaha Kuliner Nasi Gegog

Awalnya Hanya Mampu Buat 60 Bungkus, Kini Tembus Ratusan

Ponorogo tidak hanya kental dengan wisata alam dan seni budayanya. Tapi, juga kaya akan beragam kulinernya. Salah satunya nasi gegog yang berada di Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo.

____________________________________

MIZAN AHSANI, Ponorogo, Jawa Pos Radar Ponorogo

KESIBUKAN Hari Purnomo, 50, hampir setiap hari diawali dari dapur. Di sana dia mulai menyiapkan berbagai bahan baku untuk membuat nasi gegog. Sebelum kemudian dijual ke pengunjung yang datang ke warung makannya di Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo.

Sebagai seorang pengusaha kuliner, Hari tentu pernah merasakan jatuh bangun dalam merintis bisnisnya tersebut. Seperti nasi gegog buatannya sempat tak laku di pasaran. ‘’Sebelumnya saya menitipkan nasi gegog ini di warung-warung, selain menjualnya di tempat saya sendiri. Sempat puluhan bungkus tak laku terjual sampai malam,” ungkapnya.

Kesulitan dalam menjalankan usaha kulinernya itu dialami pada 2012. Namun, Hari pantang menyerah. Dia terus berinovasi mengembangkan cita rasa nasi gegog buatannya.

Nasi gegog ala Hari itu dibungkus dengan daun pisang. Ada tujuh varian rasa yang dia jual. Meliputi daging ayam, salem, jamur, jeroan ayam, ontong atau jantung pisang, lamtoro tempe, serta tawon. ‘’Harganya per bungkus Rp 6.000,’’ ujarnya.

Dulu, harga nasi gegognya hanya Rp 2.500. Karena murah, kalangan konsumen yang menjadi peminat awalnya adalah karyawan. Lalu, setiap hari lebih banyak orang dari berbagai kalangan datang. ‘’Dari Rp 2.500, naik terus sampai sekarang Rp 6.000. Itu juga karena bahan bakunya yang  semakin mahal,’’ terangnya. ‘’Awalnya per hari saya buat 60 bungkus. Lambat laun terus meningkat, menjadi seratus bungkus, 300 bungkus, dan sekarang sekitar 500 bungkus,’’ imbuh Hari.

Masyarakat, kata dia, menyukai nasi gegog lantaran punya cita rasa khas. Kelezatan nasi gegog tidak hanya terletak pada bumbu. Tapi juga karena dibungkus daun pisang. Tak jarang beberapa public figure pernah menyambangi warung makan miliknya itu. ‘’Yang pernah ke sini Ruben Onsu, Caesar, Ki Joko Bodo, dan Beby Shu. Saat ini nasi gegog masuk sepuluh masakan favorit khas Ponorogo,’’ sebut Hari yang juga seorang seniman itu. **(her/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close