Magetan

Tujuh Pekerja Migran Pulang Lebih Awal

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Tujuh orang mengawali gelombang kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) ke kampung halaman di Magetan. Seluruhnya sudah menjalani tes swab. Namun, baru lima orang yang diketahui hasilnya negatif. ‘’Bagi yang belum keluar hasil tesnya, sementara isolasi mandiri di rumah,’’ kata Bupati Suprawoto, Kamis (29/4).

Dua dari tujuh PMI itu beralamat di Kecamatan Lembeyan. Sisanya warga Parang, Barat, Kartoharjo, Karangrejo, dan Panekan. Meski tiba lebih dini, Kang Woto –sapaan bupati- memastikan ketujuh PMI telah melalui prosedur yang seharusnya. ‘’Tim kami sudah mengecek langsung,’’ ujarnya.

Pemkab telah membentuk satgas khusus untuk menangani kepulangan PMI. Dikomandoi langsung oleh Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Ismulyono Tri Widodo. Nantinya satgas akan berkolaborasi dengan seluruh camat dan kepala desa. ‘’Karena 755 PMI yang akan pulang ini asalnya merata di seluruh kecamatan,’’ terang bupati.

Pemerintah kecamatan dan desa diminta menyediakan tempat isolasi untuk menampung para PMI. Pasalnya, sebelum diperbolehkan pulang ke rumah, para PMI diminta isolasi terlebih dahulu sembari menunggu hasil tes swab keluar. ‘’Pemerintah kecamatan dan desa juga harus memantau dan memberi sosialisasi agar tidak muncul persoalan,’’ tuturnya. (fat/c1/naz)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button