Madiun

Tujuh Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun, Satu Tewas

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Insiden maut terjadi di simpang empat Pasar Pagotan, Geger, sekitar pukul 14.30 Jumat (23/4). Tujuh kendaraan terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) karambol. Seorang pemotor meregang nyawa di lokasi kejadian. Seorang pemotor lainnya kritis. Sebuah truk boks diduga kuat menjadi biang peristiwa nahas itu. ‘’Truk boks nyelonong kencang dari selatan (arah Ponorogo),’’ kata Solikhul Hadi, seorang warga di sekitar lokasi kejadian.

Solikhul mengungkapkan, kecelakaan terjadi ketika traffic light di simpang empat Pasar Pagotan itu sedang menyala hijau dari arah barat (Desa Uteran). Sejumlah pengendara dari arah tersebut mulai menyeberang. Termasuk seorang pemotor. Namun, truk boks ekspedisi itu melaju tak terkendali. ‘’Pertama truk itu menabrak pengendara motor dari barat,’’ kata pemilik toko kelontong itu.

Truk boks W 9587 NT itu dikemudikan Wildan Saiful, 53, asal Desa Punggul, Gedangan, Sidoarjo. Pengendara motor yang ditabrak adalah Fitriana Rusilawati, 16, warga Desa Nglandung, Geger. Remaja tersebut mengendarai Honda Scoopy AE 4196 HF.

Fitriana sempat terpental ke arah kerumunan kendaraan yang berhenti di lampu merah dari arah utara (Madiun). ‘’Seorang pengendara motor laki-laki yang berhenti di lampu merah tertabrak motor yang pertama ditabrak truk itu. Meski bisa menyelamatkan diri, tapi motornya juga tertabrak truk,’’ terang Solikhul.

Danang Pramudiarto, 19, warga Desa Pucanganom, Kebonsari, pengendara Honda Scoopy AE 2202 FN itu terhindar dari serudukan truk boks. Kerumunan pengendara yang berhenti di lampu merah dari arah utara seketika berteriak histeris. ‘’Perempuan yang ditabrak kali pertama itu masih sadar tapi kritis,’’ kata Najmi, saksi lain.

Truk boks terus nyelonong dan menabrak tiga mobil lainnya. Yakni, pikap AE 8285 BE yang disopiri Winio Crisyan Andre, warga Desa Sidomulyo, Sawahan. Kemudian Toyota Innova B 1521 UKW yang dikemudikan Anang Setiawan, asal Depok, Jawa Barat.

Pun, Mitsubishi Expander F 1335 JE dengan sopir Suhadi, warga Desa Gondang Manis, Bandarkedungmulyo, Jombang. ‘’Truk boks tidak menubruk satu kali, tapi seperti menyerempet sisi kanan kendaraan-kendaraan yang berhenti di lampu merah,’’ ungkap Najmi.

Nahas menimpa Indhika Puspasari, 17, warga Kelurahan Manisrejo, Taman, Kota Madiun. Remaja yang mengendarai Honda Vario AE 5095 HE itu berhenti di samping kanan mobil terakhir yang ditabrak truk. Nyawa Indhika melayang dihantam truk boks tersebut. ‘’Beberapa warga sempat mengecek denyut nadi di pergelangan tangannya (Indhika), tapi sudah tidak terasa,’’ kata Najmi.

Setelah mendapatkan laporan, sejumlah polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah korban segera dilarikan ke RSUD Dolopo. Kanitlaka Satlantas Polres Madiun Ipda Nanang Setiawan mengungkapkan, ada dua korban laka lantas tersebut. Satu pemotor meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu pengendara luka berat. ‘’Pengendara lain sehat jasmani dan rohani, termasuk sopir truk boks,’’ kata Nanang.

Olah TKP dilakukan sembari mengevakuasi pikap yang ringsek. Evakuasi menggunakan alat berat sempat menyendat arus lalu lintas. Arus mulai normal sekitar pukul 16.30. ‘’Dugaan sementara, laka disebabkan kelalaian sopir truk boks. Yakni, menambah laju kecepatan saat lampu kuning,’’ jelas Nanang sembari menyebut kendaraan yang terlibat laka telah diamankan sebagai barang bukti untuk proses lebih lanjut. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button