Madiun

Tujuh Bulan, 14 Korban Laka Lantas Tewas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota masih tinggi. Tercatat total 132 kasus. Akibat insiden di jalanan tersebut, 14 korban meninggal dunia. Sementara 159 lainnya luka ringan. Sedangkan luka berat nihil. ‘’Kerugian materi Rp 110 juta,’’ kata Kanitlaka Satlantas Polres Madiun Kota Iptu Yudha Setiawan, Kamis (22/7).

Menurut dia, penyumbang angka kecelakaan terbanyak masih didominasi usia produktif berkisar 17-35 tahun. Faktor penyebabnya, rata-rata kelalaian pengemudi, out of control, kurang konsentrasi, dalam kondisi tidak sehat, dan sebagainya. ‘’Kebanyakan laka melibatkan kendaraan roda dua,’’ ujarnya sembari menyebut angka tersebut kumulatif sepanjang 2021 hingga Juli ini.

Umumnya berkendara melebihi batas kecepatan di dalam kota. Termasuk minim alat keselamatan. Salah satunya tidak mengenakan pelindung kepala atau helm. Selain itu, berjalan zig-zag dan kurang memperhatikan arus lalu lintas di sekitarnya.

Titik rawan laka (black spot) berada sepanjang jalur ring road. Pengendara berasumsi kawasan tersebut merupakan jalan bebas hambatan. Sehingga, laju kecepatan kendaraan relatif tinggi. ‘’Apalagi daerah pinggiran. Jadi, mereka merasa sendirian di jalan itu. Sehingga, tidak memberi tempat untuk pengguna jalan lain. Terutama sepeda motor,’’ jelas Yudha.

Khusus pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat sejak 3 Juli lalu, angka laka lantas relatif turun. Per bulan sekitar 13 kejadian. Sedangkan sebelumnya mencapai 27 kejadian setiap bulan. ‘’Makin sedikit karena mobilitas masyarakat dibatasi, beda dengan sebelum PPKM,’’ tuturnya.

Selama PPKM darurat, banyak akses masuk kota ditutup. Namun, secara rekayasa lalu lintas sudah dibuatkan jalur alternatif. ‘’Terpenting sebelum berkendara pastikan kendaraan dalam kondisi baik, surat-surat lengkap. Patuhi peraturan lalu lintas dan jangan terburu-buru,’’ imbaunya. (irs/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button