Madiun

Tugu Pancasila Bukan Sekadar Bangunan Biasa

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Keberadaan Tugu Pancasila yang tersebar di sejumlah titik Kota Madiun bukan bangunan biasa. Melainkan merupakan penanda sekaligus pengingat bagi masyarakat agar mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam dasar negara tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Catatan dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) setempat, sedikitnya ada lima Tugu Pancasila di Kota Madiun. Terbaru di pertigaan Jalan Kompol Sunaryo, tepatnya depan Mapolres Madiun Kota, yang digarap seniman asal Boyolali. Tugu itu dibangun menggantikan bangunan serupa di pertigaan Biliton.

Pada tugu tersebut, ketinggian patung burung garuda mencapai 2,2 meter dengan bentangan sayap 3 meter. Sementara, tinggi tugu secara keseluruhan 6,5 meter. Dilengkapi plakat berisikan lima sila berukuran 90×90 sentimeter. ‘’Ada monumen fisik kita rawat sebagai pengingat agar masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,’’ kata Wali Kota Maidi, Selasa (1/6).

Ada pula Tugu Pancasila yang pembangunannya diinisiasi masyarakat secara swadaya. Di pertigaan Jalan Pelita Tama, tepatnya pojok timur jalan selatan Pasar Burung, misalnya. Tugu serupa berdiri kokoh di perlimaan Jalan Dawuhan.

Disinggung soal momen Hari Lahir Pancasila di masa pandemi Covid-19, Maidi menyatakan perlu dimaknai sebagai wujud implementasi disiplin protokol kesehatan (prokes). ‘’Kedisiplinan itu bentuk dari pengamalan Pancasila,’’ ujarnya. ‘’Masyarakat harus menerapkan prokes di mana pun berada,’’ tambahnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button