Ngawi

Tugu Kartonyono Terlihat Usang

DPUPR Minta Rekanan Mengecat Ulang

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Belum habis masa pemeliharaan, tugu Gading Menjulang sudah terlihat usang. Tugu ikonik yang lebih dikenal dengan Tugu Kartonyono itu baru genap berusia setahun.

Kabid Tata Bangunan dan Tata Ruang di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi Nur Hasan meminta kontraktornya untuk mengecat ulang. Mengingat, tugu senilai Rp 3 miliar itu masih dalam masa pemeliharaan. ‘’Ada sedikit yang mengelupas di bagian ujung gadingnya,’’ ungkapnya dikonfirmasi Radar Ngawi Jumat (8/11).

Kendati demikian, Hasan menampik bila cat yang digunakan untuk memoles replika gading raksasa itu berkualitas buruk. Dia hanya berharap saat diserahterimakan kelak semuanya dalam kondisi baik. ‘’Sudah sesuai dengan spesifikasi di perencanaan teknisnya,’’ tegas Hasan.

Karena itu, pihaknya tidak bisa meminta pihak kontraktor untuk mengganti cat dengan kualitas lain. Selain soal cat, Hasan mengklaim tidak ada masalah terkait bangunan tersebut. Mesin penggerak yang membuat tugu itu berputar juga masih terjaga dengan baik. ‘’Hanya catnya yang perlu sedikit pembenahan,’’ ujarnya.

Tugu Gading Menjulang itu dibangun awal 2018. Selesai dikerjakan November 2018 lalu, sempat mendapat banyak perhatian dari masyarakat. Karena menganggap nilai anggaran yang dikeluarkan pemkab tidak sesuai dengan bangunannya. Seiring berjalannya waktu, masyarakat Ngawi semakin bangga dengan keberadaan ikon baru Bumi Orek-Orek tersebut. (tif/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button