Ngawi

Tubuh Tak Lagi Utuh di Dalam Sumur

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Proses evakuasi jasad nenek 70 tahun dari dalam sumur Rabu (6/10) berlangsung dramatis. Tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi harus dua kali masuk sumur sedalam 15 meter itu. Sebab, anggota tubuh Karti yang tak lain nenek itu sudah tidak lagi utuh.

Pun, petugas terkendala sempitnya sumur milik Arjo Sukiran, warga Desa Pelangkidul, Kedunggalar, tersebut. Proses evakuasi warga desa itu membutuhkan waktu satu jam sejak sekitar pukul 14.00. ‘’Mayatnya sudah membusuk. Kami harus mengambil anggota tubuh yang tertinggal,’’ kata Sekretaris BPBD Ngawi Broto Sanjoyo, Kamis (7/10).

Broto mengungkapkan, jasad Karti kali pertama diketahui Supriono, 41, warga setempat. Saksi mencium bau tidak sedap dari dalam sumur saat hendak mencari mangga. Ketika dicek, dari dasar sumur tampak sesosok perempuan. Sosok itu tidak lain Karti yang belakangan tidak terlihat selama 12 hari. ‘’Dugaannya bunuh diri terjun ke sumur. Karena sebelumnya sempat ingin gantung diri, tapi ketahuan warga,’’ ujarnya sembari menyebut Karti hidup sebatang kara. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button