Madiun

Tri Hatmoko Belasan Tahun Dibekap Hidrosefalus

Di tengah segala keterbatasan, Tri Hatmoko terus memanjatkan harapan. Agar dapat menjalani kehidupan senormal remaja sepantarannya. Sejak balita hingga menginjak usia 16 tahun, hidupnya terbelenggu hidrosefalus.

==============

Septian Reska, Madiun, Jawa Pos Radar Caruban 

TIKAR rumah di Kenongorejo, Pilangkenceng itu menjadi teman berbaring sehari-hari. Kedua orang tua remaja 16 tahun itu telah tiada. Ibunya baru meninggal beberapa hari lalu. Tinggal dua saudara dan nenek yang menemaninya melawan rasa sakitnya.

Sehari-hari, hidup Tri Hatmoko diurusi dua saudaranya. Juga, kerap menerima uluran bantuan dari warga sekitar. Meskipun sampai sekarang kondisi fisik dan kesehatannya tak kunjung tersembuhkan. Dia pun tak tahu pasti penyebab hidrosefalus yang diderita selama ini. ‘’Saat ini tinggal dan dirawat kakak dan neneknya,’’ ungkap Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun Tatuk Mahmawati.

Tatuk menjanjikan bantuan bagi kehidupan ke depan. Tri Hatmoko bakal didaftarkan kepesertaan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Guna meringankan pembiayaan rawat jalan yang selama ini ditanggung keluarga tidak mampu ini. ‘’Sudah kami data, segera kami lakukan pengobatan.’’ Agustus lalu, Tri juga baru merayakan ulang tahunnya yang ke-16. ‘’KK-nya masih jadi satu dengan orang tuanya. Nanti kita pisahkan terlebih dahulu, sebelum didaftarkan KIS,’’ imbuhnya. *** (fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button