Madiun

TPA Winongo Madiun Overload

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Problem sampah tak kunjung terselesaikan. Saat ini produksi sampah di Kota Madiun mencapai 100 ton per hari. Dari jumlah itu, 80 persennya dihasilkan rumah tangga. Persoalan semakin pelik lantaran jenis sampah didominasi plastik yang sulit terurai.

Koordinator TPA Winongo Budiono mengungkapkan, produksi sampah dari tahun ke tahun terus meningkat. Jika pada 2017 hanya 34 juta meter kubik, setahun berselang naik menjadi 35 juta meter kubik. Kemudian, pada 2019 meningkat tajam menjadi 42 juta meter kubik dan tahun lalu mencapai 43 juta meter kubik.

Budiono memerinci, produksi sampah hingga Juli tahun ini sebanyak 25 juta meter kubik. Paling tinggi pada awal tahun, yakni mencapai 4,2 juta meter kubik. ‘’Hanya sekitar 20 persen yang berasal dari sektor industri, perhotelan, dan lainnya,’’ ujarnya, Selasa (24/8).

Diakuinya, meningkatnya produksi sampah dari tahun ke tahun mengakibatkan kapasitas TPA Winongo seluas 6,4 hektare itu overload. Ketinggian tumpukan sampah dinilai sudah tidak memungkinkan lagi. ‘’Ketinggiannya mencapai 20-an meter,’’ ungkapnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button