Ngawi

TPA Selopuro Dikucuri Duit Rp 43 Miliar

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kendala overload-nya tempat pembuangan akhir (TPA) di Desa Selopuro, Pitu, Ngawi, tersolusikan. Pemkab bakal mendapat kucuran dana Rp 43 miliar dari pemerintah pusat untuk pengembangan TPA seluas 0,98 hektare itu. ‘’Sudah ada kepastian support dari Kementerian PUPR April lalu,’’ kata Kabid Pengolahan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Dinas Lingkungan Kesehatan (DLH) Ngawi Dwi Rahayu Puspita, Selasa (11/5).

Menurut Ayu, sapaan akrab Dwi Rahayu Puspita, TPA Selopuro sudah tidak mampu menampung tambahan sampah 25 ton per hari. Secara kasatmata, sampah telah menggunung hingga ketinggian 12 meter dari idealnya delapan meter. Pihaknya harus menutup tumpukan dengan terpal agar tidak terjadi longsor. ‘’Selain itu, meminimalkan bau sampah,’’ ujarnya.

DLH telah berkoordinasi dengan Balai Teknik Pengairan dan Sanitasi Direktorat Sanitasi Kemen PUPR di Surabaya. Pengembangan TPA rencananya dilaksanakan pada 2022. Anggaran Rp 43 miliar untuk menambah daya tampung seluas sekitar dua hektare. ‘’Zona I akan ditutup,’’ ucapnya. (mg3/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button