PeristiwaPonorogo

TPA Mrican Kobong, Api Baru Padam setelah Diguyur 18 Tangki Air

PONOROGO – Api berkobar di TPA Mrican, Kecamatan Jenangan, Sabtu sore (18/8). Kali ini petugas dibuat geleng-geleng karena sepuluh tangki air yang digerojokkan belum mampu menjinakkan si jago merah. Alih-alih padam, kobaran api justru semakin besar lantaran angin sedang bertiup kencang.

Upaya pemadaman terpaksa dihentikan dan dilanjutkan pukul 08.00 kemarin (19/8). Di hari kedua, dua mobil pemadam kebakaran (damkar) dan empat mobil pertamanan dikerahkan ke lokasi. ‘’Api sulit dipadamkan karena berkobar di gunungan sampah,’’ kata Kapolsek Jenangan AKP Haryo Kusbintoro.

Haryo mengatakan, sekitar 20 personel gabungan dari polsek, koramil, damkar, dan BPBD yang dikerahkan kewalahan memadamkan api. Pun kerap terperosok ke dalam tumpukan sampah yang membara. ‘’Ketika diinjak ternyata di bawahnya api, betul-betul membahayakan. Kami harus kerja ekstra untuk memadamkan api,’’ lanjutnya.

Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 11.00. Itu setelah delapan tangki air digerojokkan ke gunungan sampah yang membara. ‘’Api masih dimungkinkan menyala lagi. Soalnya, mureng api yang menyala di dalam gunungan sampah sulit dideteksi. Kami tetap siaga di lokasi,’’ ungkapnya sembari menyebut upaya pemadaman menghabiskan total 18 tangki air.

Kebakaran tersebut merupakan kali kedua terjadi di TPA Mrican. Tiga tahun lalu, kejadian serupa menimpa satu-satunya TPA di Ponorogo itu. Hanya, kala itu api bisa cepat dipadamkan warga setempat. ‘’Dulu skalanya tidak besar,’’ tutur Haryo.

Dia menduga puntung rokok menjadi biang keladi kebakaran kali ini. Pun lokasi disterilkan untuk mengantisipasi titik api menyala kembali. ‘’Untuk sementara pemulung kami larang beraktivitas di lokasi sampai dinyatakan aman. Mereka hanya boleh di pinggiran,’’ ujarnya. (mg7/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button