Ponorogo

Toyomarto Dikuntara, Mloko Sewu Lockdown

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pemerintah Desa (Pemdes) Pupus, Ngebel, bersikap tegas. Akses keluar-masuk Dukuh Toyomarto dikunci sementara (kuntara). Setelah empat warganya berkontak dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 asal Gondowido, Ngebel. ‘’Berlaku mulai hari ini (kemarin, Red), selama 14 hari sampai 2 Agustus,’’ kata Kades Pupus Sijo Senin (20/7).

Keempat warganya itu satu keluarga. Satgas penanggulangan Covid-19 desa setempat minta keluarga tersebut melakukan isolasi mandiri. ‘’Uji swab sudah dilakukan, tapi hasilnya belum keluar,’’ ujarnya.

Kemarin, Sijo menerbitkan surat imbauan meminta 70 kepala keluarga (KK) di Toyomarto melakukan isolasi mandiri. Pemdes juga menutup akses keluar-masuk dukuh tersebut. ‘’Ini sebagai antisipasi, untuk sementara kami imbau mengurangi interaksi dengan warga Toyomarto,’’ tegas Sijo, sembari menyebut portal Dukuh Toyomarto dijaga petugas satgas Covid-19 setempat.

Objek wisata Mloko Sewu di Pupus juga lockdown. Feri Andrianto, selaku pengelola, mengatakan bahwa penutupan sementara untuk mendukung upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Pupus. Kendati lokasi Mloko Sewu cukup jauh dari Toyomarto. ‘’Kami mengikuti arahan. Tutup dulu 14 hari, baru dibuka nanti 2 Agustus,’’ ujarnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close