Madiun

Tower Bandel Beredel Segel, Satpol PP Tuding sebagai Tindakan Melawan Hukum

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun dipermainkan. Segel yang dipasang di tower salah satu provider di Desa Klitik, Wonosari, diberedel pemiliknya. Mestinya harus mati lantaran belum berizin. Ternyata, beroperasi kembali. ‘’Kami segel lagi,’’ kata Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Madiun Danny Yudi Satriawan Rabu (8/1).

Danny menjelaskan, penyegelan pertama dilakukan 1 Oktober 2019 lalu. Penyegelan lantaran tower tidak mengantongi izin. Tower bandel itu boleh beroperasi kembali setelah merampungkan urusan perizinan. Namun, tanpa sepengetahuan pihaknya, segel yang menempel di pagar tower dilepas. ‘’Kawat-kawat yang kami pakai untuk menyegel juga dilepas,’’ kesal Danny.

Dia tidak tahu kapan tower itu mulai beroperasi kembali. Pihaknya tahu kondisi tersebut dari Polsek Wonoasri. Beberapa waktu lalu, pemilik tower bodong itu membuat laporan kehilangan satu unit baterai ke Polsek Wonoasri. Ketika aparat kepolisian mendatangi lokasi, diketahui tower beroperasi. Padahal, statusnya tersegel. ‘’Kemudian, hari ini (kemarin, Red) kami segel kembali,’’ imbuh Danny.

Kali ini satpol PP bertindak lebih tegas. Tidak hanya menempelkan kertas segel, Danny juga mengundang pihak PLN untuk memutus aliran listrik ke tower tersebut. Dengan begitu, kemungkinan kejadian serupa tidak akan terulang. ‘’Izin belum turun kok beroperasi. Ini akan kami sampaikan ke dinas terkait,’’ ungkapnya.

Menurut Danny, muncul pelanggaran baru atas kembali beroperasinya tower itu. Pemberedelan segel merupakan tindakan melawan hukum. Namun, dia belum bisa memutuskan dilanjut ke ranah hukum atau tidak. Sebab, langkah tersebut bukan wewenangnya. ‘’Tentang perusakan segel itu, akan dikoordinasikan ke pimpinan,’’ pungkasnya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close