Advertorial

Tinjau Sentra Vaksinasi Kanisius, Menko Airlangga: Sentra Vaksinasi sebagai Dukungan kepada Pemerintah dan Social Responsibility

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau sentra vaksinasi Kanisius di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (7/8). Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan bahwa tujuan vaksinasi dilakukan untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Sampai dengan saat ini, pemerintah terus berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan Lembaga dalam upaya mengendalikan pandemi Covid-19. Dari situ diharapkan vaksinasi dapat mengurangi angka Bed Ocupancy Rate (BOR) di rumah sakit dan angka kematian.

Data per 7 Agustus 2021 menunjukkan dari total sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720, telah mencapai 23,99 persen untuk vaksinasi dosis pertama. Dan, 11,30 persen vaksinasi dosis kedua. Pencapaian tersebut tidak lepas dari peran kerjasama antara pemerintah, swasta serta masyarakat.

Menko Airlangga menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan vaksinasi oleh Kanisius dan antusiasme masyarakat. ‘’Dapat menarik minat masyarakat dan kami lihat lansia juga hadir. Bahkan, beberapa penyandang disabilitas serta ibu-ibu berusia 92 tahun hadir. Terima kasih karena ini adalah bentuk dari social responsibility yang dilakukan oleh alumni Kanisius dan juga mitra-mitra Kanisius,’’ katanya.

Lebih lanjut, kata Airlangga, kegiatan vaksinasi ini dapat menginspirasi kemunculan sentra vaksin lainnya. ‘’Kami mengapresiasi civil society untuk ikut serta membuat sentra-sentra vaksin. Sentra Kanisius adalah yang pertama dan ini menginspirasi para alumni tidak hanya di Jakarta tapi juga di kota-kota lain,’’ terang Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) tersebut.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan kedatangan vaksin harus diimbangi dengan laju tenaga kesehatan sebagai vaksinator. ‘’Bulan ini akan datang lebih dari 70 juta. Untuk perbandingan, Januari–Juli kita dapat vaksin 90 juta, sekarang sebulan 70 juta. Jadi bisa dibayangkan nanti kecepatan penyuntikannya harus banyak,’’ terangnya.

Adapun sentra vaksinasi Kanisius berkordinasi dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat dan tim medis dari Pro Sehat. Sebanyak 400 orang tenaga kesehatan dilibatkan. Mereka terbagi ke dalam dua regu dan dibantu oleh 150 orang tenaga non-kesehatan.

Sentra vaksinasi Kanisius didasari dengan tujuan mewujudkan peran Yayasan Alumni Kanisius Menteng Enam Empat (AM64) dalam membantu pemerintah untuk mencapai target vaksinasi. Sentra vaksinasi Kanisius yang diinisiasi oleh Yayasan AM64 ini berlangsung di JCC dari tanggal 5–18 Juli 2021 (penyuntikan dosis pertama). Serta, 2–15 Agustus untuk penyuntikan dosis kedua.

Sentra vaksinasi Kanisius buka setiap Senin–Minggu antara pukul 08.00 hingga 18.00. Mengusung tema “Aman-Halal-Gratis”, vaksinasi terbuka untuk masyarakat umum. Melalui sentra vaksinasi Kanisius, diharapkan 140.000 dosis vaksin dapat terdistribusikan kepada 70.000 akseptor. ‘’Saya minta ini terus berjalan. Karena komitmen alumni Kanisius untuk masyarakat ini sejalan dengan program pemerintah.

Kami mengapresiasi. Karena untuk menghadapi Covid-19 kita harus memeranginya secara bersama-sama. Tidak hanya pemerintah dan TNI-Polri, tetapi juga melibatkan civil society sebagai bagian dari tanggung jawab sosial,’’ ungkap Airlangga.

Selain Airlangga dan menkes, turut hadir wakil menteri desa pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi Indonesia Arie Setiadi dan wakil menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury dalam acara peninjauan tersebut. (don/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button