Madiun

Tingkatkan Tracing, Pemkot Madiun Terjunkan Tim 30

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun menunjuk 30 aparatur sipil negara (ASN) termuda sebagai tim khusus. Tugasnya membantu Satgas Penanganan Covid-19 mencari informasi terkait penelusuran kasus konfirmasi. Mereka bekerja sama dengan ketua RT mendata warga yang belum tervaksin antikorona.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan bahwa mereka disebar ke 27 kelurahan. Setiap kecamatan ditempatkan 10 petugas. Maidi menugaskan mereka mencari informasi pelacakan kontak erat kasus konfirmasi secara masif. ‘’Jadi, mereka mencari di lapangan, bekerja sama dengan Pak RT,’’ kata Maidi, Senin (16/8).

Langkah itu untuk mendukung upaya pemkot melakukan penguatan testing, tracing, dan treatment (3T). Pemkot menyiapkan anggaran Rp 6 miliar untuk belanja pengadaan rapid test antigen. Maidi ingin warga yang terlacak konfirmasi segera mendapat perawatan. ‘’Jika seperti itu, tidak menularkan ke lainnya. Dengan begitu, kasus dapat dikendalikan,’’ ujarnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button