Magetan

Tingkat Mobilitas Dinilai Masih Tinggi, Magetan Masuk Kategori Hitam

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Tingkat mobilitas warga di Magetan masuk kategori hitam. Pasalnya, mobilitas selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) turun kurang dari 10 persen. Padahal, setiap daerah ditargetkan menurunkan tingkat mobilitas warga hingga mencapai 30 persen. ‘’Ini jadi bahan evaluasi utama kami,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto, Rabu (14/7).

Data itu terungkap saat rapat koordinasi Pemprov Jatim dengan seluruh pemerintah daerah kemarin. Tingginya mobilitas warga membuat Magetan dikategorikan hitam seperti Jember, Kota dan Kabupaten Mojokerto, serta enam daerah lain. ‘’Dari pemantauan siang dan malam, masih banyak kendaraan bergerak,’’ ungkap Kang Woto, sapaan Suprawoto.

Bahkan, saat dini hari sejumlah titik masih terpantau ramai. Misalnya di sekitar Pasar Sayur. Kendati pemkab setempat telah menyesuaikan operasional pasar tersebut menjadi hanya 17 jam. ‘’Penurunan drastis mobilitas warga, baru tampak di beberapa titik tertentu,’’ terangnya. (fat/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button