Madiun

Tingkat Kesembuhan Kasus Covid-19 di Kota Madiun Rata-Rata 80 Persen

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penambahan kasus konfirmasi dan tingkat kesembuhan unda-undi selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Kota Madiun. Meski termasuk daerah risiko tinggi atau zona merah, tingkat kesembuhan di kota ini lumayan tinggi. Namun, penambahan kasus positif baru juga belum berhenti.

Statistik sebaran Covid-19 Jawa Timur selama sembilan hari PPKM darurat sejak 3 Juli lalu, recovery rate rata-rata 79,77 persen. Perinciannya, 3 Juli 82,21 persen, 4 Juli 80 persen, 5 Juli 79,93 persen, 6 Juli 78,85 persen, 7 Juli 77,85 persen, 8 Juli 80,30 persen, 9 Juli 80,05 persen, 10 Juli 80,09 persen, dan kemarin (11/7) 79,77 persen.

Tingkat kesembuhan bakal drop jika kasus konfirmasi lebih tinggi. Diskominfo Kota Madiun melaporkan 17 pasien sembuh kemarin (11/7). Lebih kecil dibanding penambahan kasus baru 37 pasien. Kasus konfirmasi itu berdasar tracing 43 orang. ‘’Secara keseluruhan yang dinyatakan sembuh 3.147 pasien,’’ kata Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kota Madiun Juvita Rosa dalam keterangan tertulisnya.

Sementara dari laporan data harian Covid-19 Diskominfo Kota Madiun, pecah rekor kasus kesembuhan terjadi pada 8 Juli lalu, yakni 141 pasien. Saat itu, penambahan kasus konfirmasi hanya 60 pasien. Tracing dilakukan pada 96 orang. Karena itu, recovery rate-nya sama, 80,05 persen. ‘’Kemarin 73 orang masih dalam perawatan, 475 orang isolasi mandiri,’’ lanjutnya.

Kendati meningkat dibanding sebelumnya, persentase fatality rate selama PPKM darurat jauh dari tingkat kesembuhan. Selama sembilan hari PPKM darurat, tingkat kematian 6,34 persen. Pekerjaan rumah pemkot sementara ini adalah terus menggenjot angka kesembuhan dan menekan angka kematian. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button