Madiun

Tingkat Kesembuhan Capai 82,41 Persen

Jangan Abai meski Kurva Melandai

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kurva penambahan kasus baru melandai sepekan terakhir. Meskipun ada penambahan kasus baru, jumlahnya tidak signifikan. Sebaliknya, tingkat kesembuhan terus merangkak naik. Hingga Selasa (8/9) tingkat kesembuhan mencapai 82,41 persen.

Persentase itu, dari total 91 pasien terkonfirmasi, 75 pasien telah sembuh. Sedangkan tingkat kematian berada di angka 3,29 persen dengan tiga pasien meninggal dunia. Artinya, pekerjaan rumah tim medis menyisakan 14,28 persen atau 13 pasien yang masih menjalani perawatan. Terbagi 10 pasien yang dirawat di rumah sakit dan 3 pasien isolasi mandiri.

Kemarin, lima pasien dinyatakan sembuh. Meliputi nomor 37, 74, 79, 80, dan 81. Pasien nomor 37 menjadi pasien yang paling lama sembuh. Pasien berinisial WHS, laki-laki 42 tahun asal Winongo, Manguharjo, itu menjalani perawatan satu bulan atau 31 hari sejak terkonfirmasi positif Covid-19 pada 9 Agustus lalu. ‘’Alhamdulillah, kemarin tambah lagi sembuh lima pasien,’’ kata Kabid Pengelolaan TIK Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah.

WHS terinfeksi Covid-19 setelah melakukan perjalanan bolak-balik dari tempat kerjanya di Semarang. Sempat menjalani rapid test antibody sebanyak tiga kali dengan hasil nonreaktif. ‘’Setelah demam, batuk, dan sesak napas, menjalani swab test dan hasilnya positif,’’ ujarnya.

Pasien sembuh lainnya nomor  74, perempuan berinisial AW, 42 tahun, yang menjalani perawatan selama sepuluh hari sejak terkonfirmasi 29 Agustus. Berbeda dengan pasien sembuh sebelumnya, AW asal Ngegong, Manguharjo, ini tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota. ‘’Tapi, suaminya pergi pulang ke tempat kerja di Sidoarjo setiap pekan,’’ ungkap Aflah.

Tiga pasien sembuh lainnya nomor 79, 80, dan 81 yang terkonfirmasi bersamaan pada 1 September. Pasien nomor 71, laki-laki berinisial AD, 24 tahun, asal Tawangrejo, Kartoharjo. Pasien ini memiliki akomodasi tinggi berdasarkan hasil tracing. Merupakan pegawai yang sering mendapatkan tugas bepergian ke luar kota. ‘’Dia sembuh setelah isolasi mandiri di rumah,’’ terangnya.

Pasien nomor 80, perempuan berinisial AS, 48 tahun, asal Klegen, Kartoharjo. Sembuh setelah isolasi mandiri di rumah. Kontak erat dengan kasus konfirmasi nomor 55. Pun termasuk pasien asimtomatik (tanpa keluhan maupun gejala). Pasien nomor 81, laki-laki berinisial SE, 32 tahun, asal Pilangbango, Kartoharjo. ‘’Sembuh setelah dirawat di RSUD dr Soedono Madiun,’’ lanjutnya.

Aflah mengingatkan masyarakat tidak terbuai dengan tren peningkatan kesembuhan terbaru ini. Covid-19 tetap mengintai sehingga setiap aktivitas wajib mematuhi protokol kesehatan. Sekaligus tak melanggar ketentuan jam malam maksimal pukul 22.00. ‘’Semakin cepat istirahat saat malam, semakin segar pula saat bangun di pagi hari,’’ tandasnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close