Pacitan

Tingkat Kematian Covid-19 di Pacitan Naik

Sudah Dua Pasien Terkonfirmasi Meninggal

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kasus pasien suspect meninggal sebelum hasil swab test keluar kembali terjadi. Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pacitan melaporkan kasus tersebut dialami oleh warga Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo.

Hasil diagnosis menyebut bahwa perempuan 35 tahun itu terkonfirmasi positif virus korona Minggu (19/7). Padahal, yang bersangkutan sudah meninggal dan dimakamkan pada Kamis lalu (16/7). Saat itu sejumlah keluarga pasien sempat menghadiri proses pemakaman.

Sebelumnya, yang bersangkutan berstatus pasien suspect dan dirawat di RSUD dr Moewardi Solo dengan hasil rapid test reaktif. ‘’Diduga tertular ketika wira-wiri berobat ke rumah sakit,’’ kata Jubir TGTP Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto dalam keterangan persnya kemarin.

Namun, Rahmad menyatakan bahwa itu sebatas dugaan. Diperlukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui sumber penularan. ‘’Masih kami telusuri,’’ ujar kepala diskominfo tersebut.

Pihaknya juga melaporkan kasus konfirmasi dialami oleh warga Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo. Dari hasil penelusuran, pasien termasuk imported case. Dia diketahui sempat mudik ke Surabaya dan pulang dalam kondisi sakit.

Tim surveilans kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengambilan spesimen yang bersangkutan, untuk dites usap. Hasilnya baru keluar kemarin dengan status konfirmasi positif Covid-19.

Selain dua kasus baru terkonfirmasi tersebut, Rahmad mengungkapkan ada tambahan dua pasien suspect dalam kondisi meninggal. Masing-masing berasal dari Tulakan dan Ngadirojo. Suspect dari Tulakan pemuda berusia 23 tahun. Berdasar diagnosis rumah sakit, yang bersangkutan mengalami gagal ginjal kronis dengan hasil tes cepat reaktif.

Sedangkan, pasien suspect dari Ngadirojo perempuan 63 tahun. Pasien didiagnosis mengalami stroke dengan hasil rapid test reaktif. ‘’Spesimen mereka sudah diambil. Sekarang tinggal menunggu hasilnya,’’ kata mantan kadinkes itu. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close