features

Tinggalkan Kursi PNS

Nama lengkap : Dian Narulita Hapsari
Nama panggilan : Dian
Tempat, tanggal lahir : Ngawi, 06 Oktober 1986
Pendidikan : S1 Ekonomi Manajemen
Hobi : Traveling

Memulai dari nol, kini Dian Narulita Hapsari, owner Kameela Hijabku bisa memiliki usaha dengan ratusan ribu pelanggan yang tersebar di dalam maupun luar negeri. Perempuan 35 tahun itu rela berbagi tips membangun bisnis. Yakni banyak bersedekah. Serta diimbangi dengan selalu meng-upgrade skill dan tekun tanpa pernah putus asa.

Apa kabar sekarang sibuk apa?
Alhamdulillah kabar saya dan keluarga baik. Dan tentunya dalam keadaan sehat. Sekarang lagi sibuk mengerjakan pesanan baju untuk Hari Raya Idul Fitri.

Bagaimana mengawali bisnis Kameela Hijabku?
Awalnya iseng-iseng aja jualan baju. Karena dulu 2015 brand busana syar’i belum sebanyak sekarang, sementara sejak SMA saya sudah mengenakan busana syar’i. Karena kesulitan menemukan baju syar’i yang cocok, akhirnya mencoba berjualan baju syar’i dengan memproduksi sendiri.

Apa kesibukan sebelum menjadi pengusaha?
Sebelum menjalani bisnis ini, saya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten Ngawi sejak 2005 sampai 2011.

Kesulitan apa yang dihadapi dalam membangun usaha?
Kesulitan pertama tentunya modal hehe. Karena bisnis hijab sya’i ini adalah bisnis yang cukup besar. Apalagi ini sifatnya brand. Jadi butuh biaya besar untuk membranding produk yang saya rintis. Kesulitan kedua tentunya membagi waktu antara bisnis dengan keluarga. Karena saat ini ini anak saya sudah kelas 1 SD dan harus sekolah daring. Serta ada anak balita 1,5 tahun yang juga masih sangat butuh perhatian.

Kenapa memilih bisnis butik sebagai langkah usaha?
Karena melihat pasarnya. Minat dan kebutuhan busana syar’i sangat potensial. Gamis dan hijab syar’i kini menjadi fashion trendi yang digemari hampir seluruh kalangan perempuan muslim. Tidak hanya sekadar busana sehari-hari, kini bisa untuk seragam arisan dan acara formal. Bermunculan banyak model yang saat ini sedang naik daun di tanah air.

Perkembangan fashion kian maju, bagaimana menyikapi terutama menjaga kesetiaan pelanggan?
Cara saya menjaga kesetiaan pelanggan dengan sering menyapa mereka secara langsung melalui even. Seperti fashion show, gathering, photoshoot bersama Kameela lovers. Dan juga memberi hadiah kepada pelanggan yang berulang tahun atau melahirkan. Tak ketinggalan juga menyapa mereka melalui media sosial. Karena bagaimanapun juga sapaan dari kita sebagai owner amat sangat mereka nantikan.

Bagaimana bisa menikmati waktu bersama keluarga atau me time?
Biasanya di akhir pekan kami jalan-jalan ke tempat wisata dan menginap di hotel. Namun karena pandemi maka cukup barbeque-an atau membuat pesta kecil-kecilan di rumah dengan memanfaatkan jasa pesan antar makanan atau ojek online.

Adakah tips khusus untuk mereka yang terjun ke bisnis fashion?
Tips pertama banyak sedekah. Karena Allah akan membukakan segala jenis pintu kemudahan melalui sedekah. Kedua jangan pernah lelah untuk meng-upgrade skill dan kemampuan. Misal dengan sering mengikuti workshop atau short course tentang fashion. Pasalnya dunia fashion itu sangat dinamis, terus bereksplorasi mencoba desain-desain yang baru. Tetapi tetap memperhatikan keinginan, selera pelanggan, serta ciri khas brand kami. (fit/aan)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close