Ponorogo

Tinggal 159 Guru di Ponorogo yang Belum Divaksin

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Andaikan 9.257 guru di Ponorogo berdiam di kawasan tertentu, maka sudah terbentuk herd immunity (kekebalan kelompok). Bagaimana tidak? Sebanyak 9.098 di antara mereka sudah purna menjalani vaksinasi anti-Covid-19 dua kali suntikan. Persentasenya mencapai 98 persen. Tinggal tersisa 159 tenaga pendidik yang belum divaksin. ‘’Data ini yang berhasil kami himpun,’’ kata Andi Yusuf, seksi Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Selasa (17/8).

Dia memerinci guru yang belum suntik vaksin itu berasal dari 32 tenaga pendidik di taman kanak-kanak (TK), 83 di sekolah dasar (SD), dan 44 di sekolah menengah pertama (SMP). Jika ingin menilik latar belakangnya, 56 berstatus pegawai negeri sipil (PNS), 9 CPNS, 92 guru tidak tetap (GTT), dan 2 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). ‘’Di antara mereka ada yang takut dengan vaksin. Kami terus mengedukasi tentang pentingnya vaksinasi demi kelancaran PTM (pembelajaran tatap muka, Red),’’ jelas Andi. (mg7/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button