Madiun

Tiket Kereta Api Tinggal Seratusan Kursi

MENGANTISIPASI lonjakan penumpang saat liburan Natal dan tahun baru (Nataru), PT KAI Daop VII Madiun menyiapkan delapan kereta api (KA) tambahan. Jumlah penumpang diperkirakan meningkat empat persen. ‘’Angkutan Nataru berlaku selama 18 hari. Mulai hari ini (kemarin, Red) hingga 5 Januari 2020,’’ kata Vice President Daop VII Madiun Wisnu Pramudyo Kamis (19/12).

Total 601 ribu kursi yang disediakan selama Nataru. Dengan asumsi 33 ribu kursi per hari. Kendati 85 persen tiket dari total kursi yang disediakan sudah ludes terjual. ‘’Untuk pemesanan tiket kami imbau melalui aplikasi,’’ ujarnya.

Untuk pengamanan penumpang, disiagakan 384 personel keamanan. Perinciannya, 104 personel Polsuska, 214 personel sekuriti, dan bantuan eksternal sebanyak 66 personel dari TNI-Polri. ‘’Untuk memberikan rasa aman dan mengantisipasi hal-hal tak diinginkan,’’ jelas Wisnu.

Daop VII telah melakukan inspeksi jalur kereta. Sebanyak 80 petugas disiagakan untuk mengamankan perjalanan. Terdiri 48 petugas penilik jalan (PPJ), 20 penjaga jalan lintas (PJL) ekstra, dan 12 petugas penjaga daerah rawan (PDR) ekstra. ‘’Alat material untuk siaga (AMUS) yang terdiri dari peralatan untuk situasi darurat dipasang di sembilan stasiun (Jombang, Kertosono, Nganjuk, Caruban, Madiun, Walikukun, Blitar, Tulungagung, dan Kediri),’’ urainya.

Wisnu memastikan seluruh titik aman terkendali. Hanya, yang perlu diwaspadai jembatan-jembatan yang melewati Sungai Brantas dan Bengawan Solo. Sebab, angkutan Nataru bertepatan dengan musim penghujan. ‘’Pembangunan jalur ganda sudah selesai dan aktif, sehingga tidak ada kendali,’’ tuturnya.

Juga, terdapat 200-an perlintasan liar yang harus diwaspadai. Apalagi, update data per 31 November, total 21 kejadian kecelakaan kereta api. Perinciannya, 12 kejadian pelanggaran palang pintu perlintasan dan sembilan orang tertabrak (tertemper) kereta api. Daop VII juga mendirikan posko di enam stasiun besar. ‘’Semua harus sadar untuk menjaga keselamatan,’’ tegasnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close