Pacitan

Tiga Warga Menadi Reaktif Rapid Test

TGTP Lakukan Swab dan Diminta Karantina Mandiri

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Uji cepat secara masal dijalani puluhan warga Desa Menadi, Kecamatan Pacitan Selasa (30/6). Testing secara masif itu merupakan hasil tindak lanjut tracing yang dilakukan oleh tim gugus tugas penanggulangan (TGTP) Covid-19 menyusul satu warga desa tersebut dinyatakan positif virus korona.

Anggota TGTP Covid-19 Pacitan Netty Nurnaningtyas menyebut, total ada 91 orang yang menjalani rapid test. Mayoritas merupakan warga Desa Menadi, tapi ada juga sebagian dari warga Desa Kembang. Mereka dites ulang sebagai bentuk antisipasi penularan virus setelah melewati masa inkubasi. ‘’Tadi sudah kita cek, semua hadir. Hasilnya ada tiga orang yang reaktif,’’ terang dokter spesialis emergency RSUD dr Darsono itu.

Selanjutnya ketiga orang tersebut diminta menjalani tes lanjutan berupa swab test. Mereka juga diminta untuk melakukan karantina mandiri sampai hasil swab test diketahui negatif Covid-19.

Diakui Netty, jumlah warga yang di-rapid test termasuk banyak. Namun, dia menyebut jumlah itu masih jauh dari yang diharapkan TGTP. Pasalnya, satu pasien positif Covid-19 diduga berpotensi melakukan kontak fisik dengan 60 orang lebih. ‘’Untuk yang hasilnya reaktif akan kami swab besok (hari ini, Red) dan kami minta isolasi mandiri,’’ tuturnya.

Selain di Desa Menadi, uji cepat juga sempat dilakukan di Desa Sumberharjo, Kecamatan Sudimoro, dan di Desa/Kecamatan Ngadirojo. Hasilnya ada beberapa warga yang dinyatakan reaktif rapid test. Hanya, Netty tidak menyebutkan berapa pasti jumlah warga yang reaktif setelah sempat kontak dengan pasien ke-19 dan ke-21. ‘’Kami tidak berhenti di sini. Kami coba terus kembangkan (tracing) agar pandemi ini bisa segera tuntas,’’ harap Netty. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close