Ngawi

Tiga Pekan, Dua Petani Tewas dalam Sumur

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kasus orang meninggal di dalam sumur karena keracunan karbon dioksida kembali terjadi di Paron. Tercatat dalam tiga pekan terakhir sudah ada dua kasus kejadian serupa. Terbaru dialami Jono, warga Dusun Ngreco, Desa Semen, Kecamatan Paron, pada Sabtu lalu (7/3).

Petani 22 tahun itu ditemukan tak bernyawa di dasar sumur di area persawahan Mbubakan masuk Dusun Kerten, Desa Teguhan, Kecamatan Paron. Sebelum didapati tewas, korban sempat terlihat sedang mencangkul lahan pertaniannya. Setelah itu, dia menuju ke sumur sawah dengan membawa dua ember. ‘’Selanjutnya korban tidak terlihat lagi,’’ kata Kepala Desa Teguhan Supriyono.

Kabar hilangnya Jono itu baru diketahui oleh pihaknya setelah mendapat laporan dari menantu korban. Karena sejak pamit pergi ke sawah pagi, sampai malam belum pulang ke rumah. Selain itu, ketika mencari di sawah, menantu korban hanya menemukan sepeda motor Jono.

Proses pencarian korban melibatkan sejumlah warga. Hingga akhirnya sekitar pukul 20.30 Jono ditemukan tergeletak di dasar sumur sawah. ‘’Saat ditemukan itu posisi korban dalam keadaan miring ke kanan dan diduga sudah meninggal karena keracunan gas (karbon dioksida),’’ ujar Supriyono.

Selanjutnya, dia melaporkan kejadian itu ke Polsek Paron dan meminta bantuan petugas BPBD untuk mengevakuasi korban dari dasar sumur. ‘’Proses evakuasi cukup berjalan lama karena terkendala medan, selain itu jalan menuju TKP cukup jauh,’’ terang Kapolsek Paron Iptu Suyitno.

Jasad korban baru bisa diangkat dari dalam sumur tiga jam kemudian. Sempitnya lubang sumur dan banyaknya potongan kayu di dalam sumur mengakibatkan proses evakuasi berjalan lama. ‘’Hasil visum diduga korban tewas karena menghirup gas beracun,’’ kata Suyitno.

Sebelum Jono, kasus serupa pernah menimpa Zainal, warga Desa Kedungputri, Kecamatan Paron. Pria 43 tahun itu ditemukan tewas di dasar sumur yang berada di area persawahan pada 23 Februari lalu. (mg1/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button