Pacitan

Tiga Nelayan Tergulung Ombak Pantai Kasap, Satu Belum Ditemukan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kecelakaan laut kembali menimpa nelayan di perairan Pacitan, Kamis (12/3). Sebuah perahu jukung yang mengangkut tiga orang nelayan lobster terbalik setelah tergulung ombak setinggi tiga meter di Pantai Kasap, Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku sekitar pukul 15.00.

Kejadian itu menimpa Yakop warga Desa Songobanyu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul; Ashari warga Dusun Ketro, Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku; serta Slamet asal Desa Watugolong, Kecamatan Krian, Trenggalek.

Slamet dan Ashari yang saat itu berada di atas jukung lolos dari maut. Mereka berhasil menyelamatkan diri dengan berenang di laut. Keduanya lantas dievakuasi nelayan lain yang berada di dekat perahu korban. Sementara, Yakop masih belum diketemukan sampai dengan tadi malam.

Karena kecelakaan tersebut, jukung berbahan fiber itu rusak. Lobster hasil tangkapan dan jaring tercebur ke laut. Sementara itu, jukung yang rusak akhirnya ditarik dan dievakuasi para nelayan ke pinggir pantai.

Berdasar informasi yang dihimpun, awalnya tiga nelayan tersebut mencari lobster di laut. Seperti biasa, mereka berangkat sekitar pukul 14.30. Yakop, Ashari dan Slamet langsung menuju lokasi pencarian lobster di dekat karang terjal.

Nahas, ketika mereka menebar jaring di sekitar ceruk karang, sebuah ombak besar tiba-tiba menghantam perahu yang mereka tumpangi. Ketiganya langsung tercebur ke laut. Tubuh Yakop langsung hilang tertelan ombak. Sedangkan, Ashari dan Slamet selamat.

Kepala Desa Watukarung Wiwit Supeni menyatakan, personel gabungan kini masih mencari Yakop. Pihaknya mengumpulkan keterangan dari korban selamat maupun warga yang diduga mengetahui. ’’Korban hilang setelah perahunya pecah dihantam ombak saat mencari lobster,’’ paparnya. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close