Ponorogo

Tiga Hari Intensifikasi, Warga Jambon Negatif Korona

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – RSUD dr Harjono merawat seorang warga Jambon berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Sebelumnya, pasien itu telah diperiksa oleh tim RSUD dr Soedono, Kota Madiun, pada Sabtu malam (14/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) drg Rahayu Kusdarini memastikan pasien yang bersangkutan tidak mengidap gejala Covid-19. Irin, sapaan Rahayu Kusdarini, juga menepis hoaks yang menyatakan pasien itu positif korona. ‘’Sekarang di RSUD dr Harjono supaya mendapat perawatan yang lebih intensif,’’ tegasnya.

Memang, satu warga Jambon itu berstatus ODP. Lantaran baru pulang dari Malaysia pada 10 Maret lalu. Negeri Jiran –julukan Malaysia- diketahui merupakan negara terjangkit Covid-19. Namun, setibanya di Bumi Reyog, kondisinya baik-baik saja. Proseduralnya, warga bersangkutan tetap harus menjalani pemeriksaan. Kemudian, memeriksakan ke RSUD dr Soedono pada Sabtu malam. ‘’Keluhannya batuk dan pilek,’’ kata Irin.

RSUD dr Soedono sejatinya menyarankan pasien untuk dipulangkan ke rumah dan meminta dinkes maupun pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) terdekat cukup memantau. Supaya perawatan bisa lebih optimal, warga tersebut tetap melanjutkan perawatan di RSUD dr Harjono. ‘’Kalau dalam tiga hari batuk dan pileknya sudah reda, diperbolehkan pulang,’’ terangnya.

Saat ini, terdapat 255 warga berstatus orang dengan risiko (ODR). Dari 255 orang, 180 di antaranya sudah melewati masa pemantauan selama 14 hari, terhitung sejak kedatangan di Ponorogo. Pun, mereka dalam kondisi sehat. Sementara, ada 75 orang yang masih dalam pengawasan. ‘’Seluruhnya negatif,’’ klaimnya.

Jumlah ODR, lanjut Irin, meningkat dalam sepekan. Pada 6 Maret, warga Bumi Reyog berstatus ODR berjumlah 62 orang. Peningkatan lantaran banyak pekerja migran Indonesia (PMI) baru pulang dari negara terjangkit. Irin meminta masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan. Daya tahan tubuh perlu dijaga agar tetap baik. Caranya dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga asupan gizi, serta berolahraga teratur. ‘’Jika sakit dapat langsung berobat ke puskesmas atau berbagai fasilitas kesehatan terdekat,’’ imbaunya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button