Ponorogo

Tiga Bulan, 10,8 Hektare Hutla Terbakar

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Ponorogo meningkat tiga bulan terakhir. Data badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat, wilayah lima kecamatan terbakar. ‘’Ini perlu diwaspadai,’’ kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono Senin (21/9).

Terbaru, kebakaran hutla (hutan dan lahan) melanda Gelangkulon, Sampung, Minggu (20/9). Lahan alang-alang dan serasah hutan jati seluas 6,15 hektare hangus. Upaya pemadaman melibatkan petugas gabungan. ‘’Rata-rata, yang sering terbakar hutan dan semak-semak,’’ ujarnya.

Menurut Budi, potensi karhutla cukup tinggi di Ponorogo. Dalam dua tahun terakhir, lima wilayah kecamatan rawan dilalap si jago merah pada musim kemarau. Sedangkan tiga bulan terakhir terjadi di wilayah Badegan, Bungkal, Jambon, Slahung, dan Sampung. ‘’Total luas lahan yang terbakar 10,8 hektare, dari delapan kejadian,’’ sebutnya.

Karhutla 2018 lalu, total 166,3 hektare terbakar. Pada 2019, mencapai 29,5 hektare. Penyebab utamanya human error. ‘’Sering kali masyarakat membersihkan lahan dengan membakar. Api kemudian merembet karena angin kencang, sehingga terjadi karhutla,’’ bebernya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close