Laka LantasPonorogo

Tie Rod Lepas, Pikap Disasak Ambulans

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Bahaya bisa mengintai jika kendaraan uzur dipaksa beroperasi. Akibat onderdil mendadak lepas, sebuah pikap tua terlibat tabrakan dengan ambulans yang tengah membawa pasien ke rumah sakit.

Beruntung, insiden di Jalan Raya Jenangan-Ngebel Rabu siang (25/9) itu tidak sampai menelan korban jiwa. ‘’Pengemudi dan penumpang dua kendaraan yang terlibat laka lantas hanya mengalami luka ringan,’’ kata Kanit Laka Satlantas Polres Ponorogo Ipda Immamudin.

Tabrakan itu bermula saat Suparno melaju dengan pikap Mitsubishi Colt T nopol AE 9476 SA dari arah selatan. Lantaran mengangkut gabah dalam jumlah cukup banyak, pikap tua itu hanya bisa berjalan pelan. Petaka terjadi ketika mobil mendekati SMKN 1 Jenangan. Tiba-tiba tie rod terlepas. ‘’Akibatnya, sopir tidak bisa mengendalikan kemudi,’’ ujarnya.

Pikap tua itu lantas oleng ke kanan. Nahas, dari arah berlawanan melaju ambulans Puskesmas Ngebel berpelat AE 8313 SA. Saat itu, Warni, 54, sopir ambulans, tengah membawa dua penumpang. Yakni, Yeti Wulandari, 30, petugas Puskesmas Ngebel; dan Jamikun, 55, pasien yang hendak diantar ke RSUD dr Harjono.

Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat, Warni tak mampu menghindari tabrakan dengan pikap Suparno yang melaju tak terkendali ke arahnya. ‘’Langsung terjadi tabrak depan antara dua kendaraan (pikap dan ambulans, Red),’’ kata Immamudin.

Warga yang mengetahui insiden itu langsung berhamburan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk memberi pertolongan. Sopir dan kedua penumpang ambulans langsung dilarikan ke RSUD. Sementara, Suparno dibawa ke RSU Aisyiyah.

Suparno mengalami luka pada bagian mulut. Sementara, Warni, Yeti, dan Jamikun hanya mengalami nyeri di leher dan pinggang. Pun, kedua kendaraan yang dalam kondisi ringsek diamankan polisi. ‘’Akan ada pemeriksaan lebih lanjut terkait kejadian ini,’’ pungkas Immamudin. (naz/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close