Madiun

Tidak Safety, Pembalap Motor Dilarang Berlatih di Sirkuit Bantaran Kali Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Keluhan datang dari para pembalap motor di Kota Madiun. Mereka dilarang berlatih oleh pemkot di Sirkuit Bantaran Kali Madiun. Hal itu juga berlaku bagi pembalap motor dari daerah lain.

Terkait masalah tersebut, Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra angkat bicara. Menurutnya, ada miskomunikasi antara kedua belah pihak. Karena larangan hanya diberlakukan bagi mereka yang berlatih tanpa dilengkapi dengan alat pengaman. “Persoalan ini sudah saya sampaikan ke wali kota. Pada Rabu (19/2) nanti akan ada audiensi dengan wali kota,” katanya.

Sebenarnya, kata Andi, seluruh pembalap motor tidak dilarang memanfaatkan Sirkuit Bantaran Kali Madiun. Hanya, mereka dituntut untuk melengkapi diri mereka dengan alat pengaman. Seperti baju balap, helm, deker, sarung tangan dan sepatu. Dengan harapan, ketika terjadi kecelakaan saat latihan tidak sampai ada pihak yang disalahkan. “Ya, ke depannya bisa juga menyelenggarakan event-event kelas lokal di sirkuit tersebut,” ujar politisi PDIP itu. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button