MadiunPeristiwa

Tidak Pulang Rumah, Seorang Bocah Ditemukan Tewas Tenggelam

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pencarian Krisna Wahyu Santosa, 10, berakhir duka. Bocah asal Desa Sirapan, Kecamatan/Kabupaten Madiun, itu ditemukan tewas tenggelam di Waduk Dawuhan, Desa Plumpungrejo, Wonoasri, Selasa (27/10). ‘’Tidak pulang dari rumah sejak Senin pagi (26/10),’’ kata Heri Supramono, tetangga korban.

Anak pertama dua bersaudara pasangan Lamun dan Sriatun itu ditemukan pukul 10.30. Bermula ketika bhabinkamtibmas setempat memperoleh laporan warga dua jam sebelumnya. Ditemukan sepeda gunung berwarna merah di area waduk. Tidak jauh dari sana ada kaus cokelat dan sendal jepit biru di perahu yang bersandar. Pihak keluarga mengonfirmasi bahwa sepeda dan pakaian itu milik Krisna. ‘’Dari situ muncul dugaan Krisna tenggelam,’’ ujar Heri.

Petugas dibantu warga melakukan pencarian ke waduk. Beberapa berenang ke tengah yang airnya sedalam kepala orang dewasa. Setelah dua jam pencarian, jasad bocah kelas IV SD itu ditemukan mengambang. Korban hanya mengenakan celana pendek. Lokasinya berjarak sekitar 300 meter dari tempat sepeda dan pakaian.

Kapolsek Wonoasri AKP Muslich Bawani menduga Krisna tewas tenggelam. Pakaian yang terlepas mengindikasikan bocah itu sengaja bermain di waduk. Namun, dia belum bisa memastikan kronologi kematiannya. ‘’Keluarga tidak berkenan diotopsi,’’ ujarnya.

Muslich belum dapat memastikan dengan siapa Krisna di waduk. Pihaknya belum mengantongi informasi dari pihak keluarga. (mg4/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button