Ponorogo

Tidak Memenuhi Syarat, 475 Pelamar CPNS di Ponorogo Tidak Puas

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Ratusan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 Pemkab Ponorogo tidak puas. Sedikitnya 475 pelamar mengajukan sanggahan atas hasil seleksi administrasi. Alasannya beragam. ‘’Paling banyak karena kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai persyaratan formasi,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Ponorogo Winarko Arief Jumat (20/12).

Total 1.146 pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Mereka gugur dalam seleksi administrasi. Hampir separo di antaranya mengajukan sanggahan. Hingga kemarin, 344 di-acc pusat untuk dijawab oleh panitia seleksi daerah (panselda). ‘’Jadi, oleh pusat dilihat dulu sanggahannya, lalu baru membuka akses bagi daerah untuk menjawab,’’ ujarnya.

Dari sanggahan yang sudah dilayani panselda itu, sebagian besar terkait kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai persyaratan formasi. Panselda telah memberi penjelasan atas setiap sanggahan. Sanggahan juga menyasar ijazah yang tidak terbaca lantaran ukuran file-nya terlalu kecil. ‘’Juga karena berkas persyaratan tidak lengkap,’’ imbuhnya.

Winarko menjamin tidak ada main mata dalam menjawab sanggahan para pelamar. Sebab, pusat memantau ketat setiap sanggahan dan rekomendasi daerah. Sehingga, proses seleksi fair. Pihaknya optimistis menyelesaikan seluruh sanggahan maksimal kemarin. Setelah semua sanggahan dijawab, hasilnya akan diumumkan daerah. ‘’Kalau mau main juga tidak bisa karena pusat yang bisa membuka akses untuk menjawab sanggahan-sanggahan itu,’’ pungkasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button