Ngawi

THM di Ngawi Masih Dilarang Berdendang

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pengetatan untuk tempat hiburan malam (THM) di Ngawi belum mengendur. Pemkab masih melarang usaha itu beroperasi kendati kasus Covid-19 melandai. Ruang berdendang yang cenderung tertutup dinilai berpotensi tinggi menyebarkan virus korona. ‘’Belum boleh buka,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Ngawi Raden Rudi Sulisdiana, Jumat (24/9).

Rudi menyebut, pengawasan protokol kesehatan (prokes) di ruang tertutup cenderung lebih sulit dilakukan. Berdasar pengalaman sebelumnya, pengawasan oleh pengelola seringkali lemah. Sementara, Satgas Covid-19 tidak dapat memonitor secara rutin. ‘’Beda dengan ruang terbuka, pengawasannya lebih mudah,’’ ujarnya.

Level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang masih 3 memperkuat larangan THM beroperasi. Apalagi, belum ada izin resmi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk membuka bisnis sing-song.

Rudi menyebut, aturan main relaksasi THM kelak bakal ketat. Seperti tidak menyediakan pemandu lagu dan menempatkan penjaga khusus. Selain itu, menggunakan aplikasi PeduliLindungi (selengkapnya lihat grafis). ‘’Kami menunggu perkembangan level PPKM. Jika nanti turun, uji coba pembukaan THM bisa saja dilakukan,’’ ucapnya. (sae/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button