Ponorogo

Tetap Ber-303 meski Korona

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Aksi perjudian masih marak di Ponorogo. Para pejudi pun seakan tak terpengaruh pandemi Covid-19. Buktinya, dalam sebulan terakhir Polres Ponorogo mengungkap empat kasus 303 ini. Tujuh tersangka diamankan. Total barang bukti uang taruhan mencapai jutaan rupiah. ‘’Diungkap dari sejumlah wilayah,’’ kata Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis Kamis (11/6).

Dua kasus diungkap pada 29 Mei lalu. Di Serag, Pulung, Tukimin, 61, menggelar judi dadu kopyok yang diikuti sejumlah orang. Pria lanjut usia itu diamankan dengan sejumlah barang bukti termasuk uang tunai Rp 608 ribu.

Di hari yang sama, empat orang dicokok dari wilayah Nambangrejo, Sukorejo. Yakni, Mulut Heri Susanto, 47; Suhar, 63; Misdi, 63; dan Edi Suwito, 44. Mereka menggelar judi remi. Total uang tunai yang diamankan sebagai barang bukti mencapai Rp 1,4 juta. ‘’Perjudian akan terus diberantas,’’ ujar kapolres.

Dua kasus lainnya diungkap awal Juni. Tersangka Meseri, 52, diamankan dari rumah Katimun, warga Karanggebang, Jetis. Barang bukti judi dadu yang diamankan mencapai Rp 817 ribu. Sementara, kasus perjudian di Desa/Kecamatan Balong. Kateno, 63, juga diamankan lantaran menggelar judi kopyok. Selain uang tunai Rp 375 ribu, berbagai alat judi diamankan polisi.

Azis menegaskan, para pelaku perjudian akan dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman pidana maksimal sepuluh tahun penjara. Polres, kata dia, berkomitmen memberantas berbagai aksi perjudian di wilayah hukum Ponorogo. ‘’Demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19,’’ tegasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close