Magetan

Tes VCT Enam Anjal Diamankan Satpol PP di Maospati dan Barat

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Magetan ternyata belum habis dari masalah yang mengganggu ketenteraman umum. Itu dibuktikan dengan adanya sejumlah anak jalanan (anjal) yang berkeliaran di wilayah Maospati.

Rabu (24/7) misalnya, saat menggelar patroli rutin, petugas satpol PP mengamankan enam anjal di beberapa tempat berbeda. Meliputi Terminal Maospati, warung di Pasar Produk Unggulan (PPU), dan pertigaan Jalan Barat. ‘’Selanjutnya mereka kami bawa ke kantor untuk dilakukan pembinaan,’’ kata Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP dan Damkar Magetan Khamim Basori.

Razia itu dilakukan karena ada kecenderungan jumlah anjal meningkat belakangan ini. Ada pendatang yang masuk Magetan tanpa tujuan jelas. Kemudian, mereka memilih untuk menjadi pengamen. ‘’Selain mengganggu pengguna jalan, mereka melanggar peraturan trantibum. Keberadaannya membuat masyarakat tidak nyaman,’’ ujarnya.

Khamim mencatat, dari enam anjal tersebut, hanya dua yang mempunyai KTP. Satu di antara mereka adalah perempuan di bawah umur. Berdasar hasil keterangan, mereka berasal dari Sidoarjo, Mojokerto, Ngawi, dan Kabupaten Madiun. ‘’Yang kami tangkap itu juga ada yang sepasang suami istri, di pertigaan Jalan Barat,’’ terangnya.

Selain mendapat pembinaan yustisi, mereka yang laki-laki mendapat hukuman tambahan berupa pemotongan rambut. Setelah itu mereka diminta mandi dan diberi baju ganti. ‘’Juga kami minta menjalani voluntary counseling and testing (VCT) guna mengetahui apakah mengidap HIV/AIDS atau tidak,’’ terang Khamim. (fat/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close