Advertorial

Terpesona Lapak Pesona Kelurahan Madiun Lor

Menikmati Cita Rasa Khas Nusantara Cukup di Tengah Kota

Ditunjang lokasi yang strategis, Lapak Pesona milik Kelurahan Madiun Lor langsung ramai diminati konsumen. Berbagai sajiannya lezat dan harganya pun ramah di kantong. Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Edi Suharto sampai dibuat terpukau.

NUR WACHID, Jawa Pos Radar Madiun

BANTARAN kali di Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, tak lagi kumuh. Warga RT 15, RW 4, Madiun Lor secara swadaya menyulap tempat yang dulu dipenuhi tumpukan sampah itu menjadi ruang terbuka hijau (RTH). Kampung Pesona namanya. Kini, tepat di pintu masuk RTH itu, berdiri pujasera Lapak Pesona dengan berbagai sajian yang menggugah selera.

Wali Kota Madiun Maidi takjub oleh inovasi warganya di Madiun Lor. Dia memuji kreativitas warga yang berani menyulap bekas gedung LPMK dan Bank Induk Sampah di perempatan Jalan Prambanan dan Candi Sewu itu menjadi pujasera. ‘’Ada langkah rem Covid-19 tapi juga gas ekonomi, agar kesejahteraan masyarakat membaik,’’ ujarnya.

Lurah Madiun Lor Tri Mardiana mengatakan, Lapak Pesona dibangun memanfaatkan anggaran Rp 261 juta dari dana insentif daerah (DID). Total ada 10 lapak dan gerobak UMKM yang dibangun, serta satu gerobak bantuan DPMPTSP. Pengelolaan Lapak Pesona diserahkan karang taruna, LPMK, PKK, dan warga. ‘’Berbagai menu masakan Nusantara ada. Semua enak dan harganya terjangkau,’’ tutur Ana, sapaan Tri Mardiana.

Pihaknya akan terus mengembangkan Lapak Pesona. Pembangunan tahap dua dihelat bulan depan dengan anggaran Rp 367 juta. ‘’Warga Madiun Lor sudah mulai menikmati hasilnya,’’ ungkapnya.

Lapak Pesona saban hari membukukan omzet sekitar Rp 1,5 juta. Ketua Karang Taruna Bima Sakti Budi Santoso menyebut omzet bulan lalu Rp 45 juta. Sistem pendapatan disepakati bagi hasil. Sepuluh persen omzet masuk kas karang taruna untuk menunjang kegiatan kepemudaan. ‘’Awalnya tidak mudah. Kami berusaha menanamkan mindset pedagang modern,’’ kata Budi.

Menu tiap lapak tak boleh sama. Pun, wajib dievaluasi berkala untuk menjaga cita rasa. Tim kasir bahkan punya basis data yang lengkap, termasuk statistik penjualan untuk bahan evaluasi pengelola. Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Edi Suharto yang berkunjung 15 Januari lalu terpukau dengan pengelolaan Lapak Pesona. ‘’Pak Dirjen berpesan semoga Karang Taruna Bima Sakti sukses dalam mengelola kewirausahaan sosial ini,’’ pungkasnya.  (naz/c1/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button