Magetan

Terlilit Utang Rp 200 Juta, Rumah Mewah di Magetan Dieksekusi

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Satu per satu barang dikeluarkan dari rumah Supriyadi Rabu (6/10). Setelah kosong, rumah dua lantai di Dusun Glodok, Desa/Kecamatan Karangrejo, itu ditutup rapat-rapat. Supriyadi dan keluarga terpaksa angkat kaki dari rumah akibat gagal membayar utang. ‘’Kunci rumah kami serahkan kepada kuasa hukum pemohon,’’ kata Panitera Pengadilan Negeri (PN) Magetan Heru Susetia.

Rumah Supriyadi menjadi objek sengketa di PN Magetan sejak tahun lalu. Usai si pemilik lama gagal melunasi utang Rp 200 juta kepada PT BPR Mulyo Raharjo. Rumah Supriyadi pun dilelang pada 2019. Pemenangnya Rijadias Ramadhany. ‘’Pemohon merupakan pemenang lelang atas rumah tersebut,’’ ujarnya.

Kendati sudah ada pemilik baru, Supriyadi enggan angkat kaki dari rumahnya. Rijadias akhirnya memohon eksekusi hak tanggungan melalui PN tertanggal 23 November tahun lalu. Majelis hakim mengabulkan permohonan yang bersangkutan. ‘’Kami sempat dua kali melayangkan somasi kepada termohon, tapi tidak ada kesadaran dan iktikad baik untuk meninggalkan rumah secara sukarela. Akhirnya kami ajukan eksekusi,’’ kata Rio Saputra, kuasa hukum Rijadias. (mg5/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button