Madiun

Terlibat Kasus Penipuan, Tiga Napi Lapas Pemuda Madiun Di-Strapsel-kan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kredibilitas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas II-A Madiun tercoreng. Menyusul dugaan tiga narapidana (napi) setempat mengotaki aksi tipu-tipu dari dalam penjara. Lemahnya pengawasan ditengarai jadi biang napi leluasa menggunakan handphone.

Kalapas Pemuda Kelas II-A Madiun Ardian Nova Christiawan menegaskan bahwa tidak ada pembiaran terhadap siapa pun yang membawa handphone di dalam lapas. Tak terkecuali napi yang tengah menjalani hukuman pidana. ‘’Yang jelas, untuk masuk ke lapas itu melalui pemeriksaan ketat,’’ kata Ardian dikonfirmasi via sambungan telepon, Jumat (3/9).

Ardian membantah sistem pengawasan di lapas bermasalah. Sebaliknya, dia mengklaim pengawasan dilakukan sesuai standard operating procedure (SOP). Hanya, dia mengakui ada keterbatasan pegawai. ‘’Kita berbicara oknum, makanya kami gali dulu. Ini hanya modus,’’ dalihnya.

Menurut Ardian, handphone yang digunakan para napi itu didapat dari eks napi yang telah selesai menjalani hukuman. Kendati demikian, pihaknya masih akan menyelidiki bagaimana handphone tersebut bisa sampai ke tangan mereka. ‘’Keterangan awal dapat dari napi yang sudah bebas. Ini masih kami gali untuk dikembangkan,’’ bebernya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button