Madiun

Terlambat Semenit Dinyatakan Pamit

Tilok SKB CPNS Kemenag di MAN 2 Kota Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 19 peserta seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS Kementerian Agama (Kemenag) 2019 menjalani tes di MAN 2 Kota Madiun Senin (14/9). Mereka yang berasal dari daerah sekitaran Kota Madiun bersaing memperebutkan kuota formasi nasional.

Seluruh peserta itu telah menjalani seleksi kompetensi dasar (SKD) dari berbagai daerah pada Maret 2019 lalu. Pandemi ini, peserta diberikan kesempatan memilih titik lokasi (tilok) SKB di daerah terdekat domisili. SKB dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

Koordinator Kepegawaian Kemenag Kota Madiun M. Afif Nasrulloh mengatakan seleksi kali ini berlangsung hingga 22 September mendatang. Berbeda dengan SKB yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Nasional (BKN), SKB CPNS Kemenag 2019 terbagi tiga tahap. ‘’Diawali ujian praktik kerja yang mempertemukan peserta dengan penguji secara virtual,’’ ujarnya.

Ujian praktik kerja itu dihelat selama empat hari hingga Kamis besok (17/9). Selanjutnya psikotes menggunakan sistem computer assisted test (CAT) pada Jumat (18/9). Tahap terakhir, wawancara selama empat hari mulai Sabtu-Selasa pekan depan (19-22/9). ‘’Mekanismenya kami sesuaikan aturan Kemenag pusat,’’ tuturnya.

Kemenag tak menoleransi peserta yang terlambat atau tidak hadir seleksi. Sekali absen langsung dinyatakan pamit mengundurkan diri alias gugur. ‘’Terlambat satu menit pun sudah dinyatakan gugur. Tidak ada toleransi,’’ tegasnya.

Ketua Panitia SKB Kemenag Kota Madiun Ahmad Khotib menambahkan, seluruh sarana prasarana disiapkan menyesuaikan protokol kesehatan. Sebelum mengikuti tes, peserta wajib cek suhu badan. Juga, diwajibkan cuci tangan sebelum memasuki ruangan. Setelah skor SKB terkumpul, nilai SKB bakal diakumulasi dengan nilai SKD oleh Kemenag Pusat. Bobot nilainya untuk SKB 60 persen dan SKD 40 persen. ‘’Kami imbau seluruh peserta betul-betul memperhatikan waktu supaya tidak gugur,’’ kata Khotib. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button