Madiun

Terekam Langgar Lalin, Dikirimi Surat Tilang ke Rumah

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jangan kaget jika tiba-tiba mendapat kiriman surat tilang lewat pos atau notifikasi short message service (SMS), e-mail, atau WhatsApp (WA). Itu artinya melanggar aturan main lalu lintas di Kota Madiun yang telah menerapkan electronic traffic law enforcement (ETLE).

Bahkan, jika sebelumnya tilang elektronik hanya untuk pemilik kendaraan asli Kota Madiun, kini kendaraan dari Sabang sampai Merauke yang melanggar lalu lintas di kota ini tetap ditindak. Itu setelah Mabes Polri me-launching ETLE Presisi Nasional, Selasa (23/3). Tidak seluruh daerah menerapkannya.

Kota Madiun masuk list bersama enam daerah lain di Jawa Timur yang menerapkan ETLE Presisi Nasional ini. Daerah lainnya, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Batu, dan Tulungagung. ‘’Setiap pelanggaran (lalin) akan langsung ketahuan. Maka jangan coba-coba melanggar,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Kamis (25/3).

Sejatinya Kota Madiun telah menerapkan ETLE sejak 1 September 2020 lalu dalam rangka mendukung smart city. Sebelumnya, diuji coba sebulan sejak di-launching 14 Juli 2020. Sejak diterapkan hingga 18 Maret 2021 ini, total 325 pelanggaran yang ditindak. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button